Akhir Tahun, Rekom Umrah di Kab Pasuruan Meningkat

AJUKAN REKOM UMRAH: Pelayanan Haji dan Umrah di Kemenag Kabupaten Pasuruan. Beberapa hari terakhir, pengajuan rekom umrah ke Kemenag cukup tinggi. (Foto: Erri Kartika/Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo–Beberapa hari terakhir, permintaan rekomendasi umrah ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan meningkat. Banyak masyarakat yang merencanakan ibadah umrah pada akhir 2019 mendatang.

Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, peningkatan rekom umrah itu terasa sejak banyaknya pulangnya jamaah haji pada 25 Agustus lalu. “Sebenarnya sudah terasa sejak Juli lalu. Saat jamaah haji mulai berangkat, permintaan rekomendasi umrah juga terkerek,” jelasnya.

Namun, saat musim haji kemarin, Pemerintah Arab Saudi memang menutup kegiatan umrah kurang lebih 5 bulan. Dan akan dibuka kembali pada Oktober mendatang. Sehingga, untuk persiapan pembuatan paspor, masyarakat ataupun biro perjalanan umrah mulai menyiapkan keperluan administrasi.

Rekomendasi umrah sendiri dibutuhkan untuk jamaah yang baru membuat paspor untuk keperluan umrah. “Sehingga, yang sudah punya paspor memang tak perlu membutuhkan rekomendasi umrah lagi,” jelasnya.

Dikatakan, sejak Juli lalu permintaan rekomendasi umrah memang ada kenaikan hingga 2-3 kali lipat sebelumnya. Jika pada Mei lalu hanya ada 35 permintaan dan di bulan Juni ada 67 permintaan. Maka, Juli sudah melonjak menjadi 94 permintaan rekomendasi. Sedangkan pada Agustus sampai minggu ke tiga sudah ada 88 permintaan.

Diprediksi, permintaan rekomendasi umrah ini bakal meningkat. Terutama, untuk calon jamaah umrah yang berangkat pada akhir tahun atau awal tahun 2020 mendatang.

Sampai minggu ke tiga Agustus tercatat sudah ada 818 jamaah yang mengajukan rekom umrah ke Kemenag di tahun 2019 ini. (eka/mie)