alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Emas 60 Gram Raib Digendam, Nenek Ini Enggan Melapor

MAYANGAN, Radar Bromo – Meski kehilangan perhiasan emas 60 gram, Sawiati, 70, enggan melaporkan peristiwa itu ke kantor polisi. Alasannya, musibah itu merupakan ujian baginya.

Korban sendiri mengaku tidak kenal pada kedua perempuan terduga pelaku gendam. Walaupun, keduanya mengaku warga Kota Probolinggo.

“Saya tidak kenal keduanya, ngakunya tinggal di Perum Jati Asri di Jalan Hayam Wuruk. Tapi kok saya tidak kenal,” tuturnya.

Meski enggan melapor, korban berharap kedua terduga pelaku ditangkap. Atau siapapun yang bertemu, bisa menangkap keduanya.

Digendam Dua Wanita, 60 Gram Emas Simpanan Nenek 70 Tahun Raib

Ndak sudah (tidak melapor). Tapi Pak RT sudah tahu. Saya hanya minta tolong agar pelakunya ditangkap saat menjual emas milik saya,” katanya.

Korban mengatakan, perhiasan emas miliknya hilang bersama surat-suratnya. Dia membeli emas itu di Toko Emas Nawawi dan Toko Gajah. Dalam surat-surat itu tertera nama Sawiati. Dan di satu surat tertera nama anaknya, Etik.

“Kalau ketemu ada yang menjual emas itu dengan surat-suratnya, minta tolong ditangkap saja,” ungkap korban.

Sementara itu, Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari S menerangkan, hingga sore tidak ada laporan tentang aksi pencurian yang diduga menggunakan modus gendam. “Tidak ada laporan yang masuk. Kalau memang terjadi tindak kriminal, baiknya dilaporkan saja,” singkatnya. (rpd/hn)

MAYANGAN, Radar Bromo – Meski kehilangan perhiasan emas 60 gram, Sawiati, 70, enggan melaporkan peristiwa itu ke kantor polisi. Alasannya, musibah itu merupakan ujian baginya.

Korban sendiri mengaku tidak kenal pada kedua perempuan terduga pelaku gendam. Walaupun, keduanya mengaku warga Kota Probolinggo.

“Saya tidak kenal keduanya, ngakunya tinggal di Perum Jati Asri di Jalan Hayam Wuruk. Tapi kok saya tidak kenal,” tuturnya.

Meski enggan melapor, korban berharap kedua terduga pelaku ditangkap. Atau siapapun yang bertemu, bisa menangkap keduanya.

Digendam Dua Wanita, 60 Gram Emas Simpanan Nenek 70 Tahun Raib

Ndak sudah (tidak melapor). Tapi Pak RT sudah tahu. Saya hanya minta tolong agar pelakunya ditangkap saat menjual emas milik saya,” katanya.

Korban mengatakan, perhiasan emas miliknya hilang bersama surat-suratnya. Dia membeli emas itu di Toko Emas Nawawi dan Toko Gajah. Dalam surat-surat itu tertera nama Sawiati. Dan di satu surat tertera nama anaknya, Etik.

“Kalau ketemu ada yang menjual emas itu dengan surat-suratnya, minta tolong ditangkap saja,” ungkap korban.

Sementara itu, Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari S menerangkan, hingga sore tidak ada laporan tentang aksi pencurian yang diduga menggunakan modus gendam. “Tidak ada laporan yang masuk. Kalau memang terjadi tindak kriminal, baiknya dilaporkan saja,” singkatnya. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/