6.097 Warga Kota Probolinggo Belum Ter-Cover UHC

MENUNGGU: Sejumlah warga menunggu keluarganya yang sakit di RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu. Sampai 4 November 2019, ada 6.097 warga belum ter-cover UHC. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah warga Kota Probolinggo yang belum ter-cover dalam Program Universal Health Coverage (UHC) terus berkurang. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo sampai 4 November 2019, ada 6.097 warga yang belum ter-cover UHC.

Jumlah ini jauh menurun dibanding pada 29 Oktober 2019. Saat itu masih ada 9.000 warga belum ter-cover UHC. Data ini terungkap dalam rapat dengar pendapat Komisi III dengan Dinkes Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Ditargetkan pada 2020, semua warga Kota Probolinggo telah ter-cover UHC. Jika tidak ter-cover, Dinkes menyiapkan dana khusus. “Bagi yang tidak ter-cover dalam UHC, bisa menggunakan Kartu Pendhalungan untuk menggunakan anggaran ini,” ujar Plt Kepala Dinkes Kota Probolinggo Heri Siswanto.

Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati menjelaskan, dana kesehatan bagi warga yang tidak ter-cover UHC sebelumnya ada di RSUD dr. Mohamad Saleh. Awalnya dianggarkan Rp 1 miliar di KUA PPAS. “Namun, ditambah Rp 3 miliar menjadi Rp 4 miliar,” ujarnya dalam Rapat Banggar Jumat (23/11) malam. (put/rud)