alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Pulang dari Bali Turis asal Nigeria Kecelakaan di Pajarakan

PAJARAKAN, Radar Bromo – Diduga akibat mengantuk, sebuah minibus yang berisikan rombongan turis, mengalami kecelakaan di Jalan raya Pajarakan, tepatnya di Desa Karangpranti. Rombongan turis itu dari mancangera dan domestik. Minibus mereka menabrak sebuah tiang listrik.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden kecelakaan itu terjadi Senin (27/7) sekitar pukul 19.00. Mesti tidak ada korban jiwa, kecelakaan membuat penumpang mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Waluyo Jati.

Insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00. Kecelakaan itu bermula ketika minibus bernopol L 360 SI, melaju dari arah timur ke barat. Minibus dikemudikan Ifeayi Kingsley Arinze Kevin, 34. Warga Nigeria itu itu membawa tiga penumpangnya, usai berlibur dari Bali.

GRAFIS: Kronologi kejadian. (Foto: Wahid/Jawa Pos Radar Bromo)

Di dalam kendaraan itu, berisi empat orang. Yaitu Laitul Fitriyah, 26, warga Gresik, yang duduk di samping pengemudi; Maria Carolina Wunga, 26, warga Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang duduk di belakang samping kiri; Ratu Gesanf Anggun Nestya, 9, warga Mojokerto yang duduk di kursi belakang tengah; dan Okey Johnsen, 32, duduk di belakang samping kanan.

Saat melintas di Jalan raya Pajarakan, Minibus melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga sang pengemudi kurang konsentrasi. Sehingga laju kendaraan lepas kendali dan oleng kekiri.

“Saat itu juga langsung menabrak tiang listrik yang berada di bahu jalan sebelah selatan. Ini kecelakaan tunggal,” kata Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Purwanto Sigit Raharjo.

Saking kencangnya benturan, mengakibatkan mobil bagian depan ringsek. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. “Korban hanya luka luka biasa,” katanya.

Mengenai hubungan keluarga dalam satu mobil itu, Sigit menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Pihaknya belum bisa memastikan apakah satu dengan yang lainnya itu ada hubungan keluarga dengan WNA itu. “Masih kami dalami. Untuk saat ini belum diketahui,” jelasnya.

Setelah kejadian, para korban sendiri langsung dievakuasi. Mereka dilarikan ke RSUD Waluyo Jati untuk mendapatkan perawatan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian itu mengakibatkan kerugian materil sebesar jutaan rupiah. (sid/fun)

PAJARAKAN, Radar Bromo – Diduga akibat mengantuk, sebuah minibus yang berisikan rombongan turis, mengalami kecelakaan di Jalan raya Pajarakan, tepatnya di Desa Karangpranti. Rombongan turis itu dari mancangera dan domestik. Minibus mereka menabrak sebuah tiang listrik.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden kecelakaan itu terjadi Senin (27/7) sekitar pukul 19.00. Mesti tidak ada korban jiwa, kecelakaan membuat penumpang mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Waluyo Jati.

Insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00. Kecelakaan itu bermula ketika minibus bernopol L 360 SI, melaju dari arah timur ke barat. Minibus dikemudikan Ifeayi Kingsley Arinze Kevin, 34. Warga Nigeria itu itu membawa tiga penumpangnya, usai berlibur dari Bali.

GRAFIS: Kronologi kejadian. (Foto: Wahid/Jawa Pos Radar Bromo)

Di dalam kendaraan itu, berisi empat orang. Yaitu Laitul Fitriyah, 26, warga Gresik, yang duduk di samping pengemudi; Maria Carolina Wunga, 26, warga Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang duduk di belakang samping kiri; Ratu Gesanf Anggun Nestya, 9, warga Mojokerto yang duduk di kursi belakang tengah; dan Okey Johnsen, 32, duduk di belakang samping kanan.

Saat melintas di Jalan raya Pajarakan, Minibus melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga sang pengemudi kurang konsentrasi. Sehingga laju kendaraan lepas kendali dan oleng kekiri.

“Saat itu juga langsung menabrak tiang listrik yang berada di bahu jalan sebelah selatan. Ini kecelakaan tunggal,” kata Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Purwanto Sigit Raharjo.

Saking kencangnya benturan, mengakibatkan mobil bagian depan ringsek. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. “Korban hanya luka luka biasa,” katanya.

Mengenai hubungan keluarga dalam satu mobil itu, Sigit menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Pihaknya belum bisa memastikan apakah satu dengan yang lainnya itu ada hubungan keluarga dengan WNA itu. “Masih kami dalami. Untuk saat ini belum diketahui,” jelasnya.

Setelah kejadian, para korban sendiri langsung dievakuasi. Mereka dilarikan ke RSUD Waluyo Jati untuk mendapatkan perawatan. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian itu mengakibatkan kerugian materil sebesar jutaan rupiah. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/