alexametrics
29 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Perbaiki 11 Drainase di Kota Pasuruan, Siapkan Anggaran Segini

PASURUAN – Kondisi belasan drainase di Kota Pasuruan kian memburuk. Akibatnya, tempat saluran air itu tak dapat berfungsi secara optimal. Pemkot Pasuruan pun menganggarkan perbaikan dengan dana Rp 4 miliar.

Kabid Kawasan Permukiman di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Pasuruan Uung Maf’udi mengaku, pihaknya mengetahui ada beberapa drainase yang kondisinya buruk. Pemkot juga telah merencanakan rehabilitasi sejumlah drainase tahun ini.

“Sudah kami survei beberapa yang fungsinya tak maksimal. Ada juga yang melalui usulan dari pihak kelurahan,” ungkap dia.

Sejauh ini, ada 11 titik drainase yang perlu diperbaiki. Lokasinya tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Pasuruan. Rinciannya, di Kelurahan Mandaranrejo, Gentong, Pekuncen, Petahunan, Bangilan, dan Ngemplakrejo.

Kemudian, juga di Kelurahan Krampyangan, Sebani, Karanganyar, Wirogunan, dan Sekargadung. “Sebagian besar rehabilitasi drainase yang sudah ada. Namun, untuk yang lokasinya di Sekargadung, nanti akan dibuat drainase baru karena belum ada,” ujarnya.

Lokasi yang drainasenya buruk, umumnya juga berakibat pada kerusakan jalan. Seperti dikeluhkan Harianto, salah seorang warga Sekargadung.

Menurutnya, daya tampung drainase yang kurang memadai membuat air meluber ke permukaan jalan. Terutama ketika datangnya musim hujan. Air yang terus-menerus meluber kemudian menggenang di permukaan jalan.

“Kalau musim hujan airnya naik. Sampai beberapa hari masih menggenang di jalan. Mungkin itu yang membuat kondisi jalan cepat rusak,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Uung mengaku pihaknya masih mematangkan perencanaan untuk rehabilitasi drainase tersebut. Paling lambat, proyek itu akan digarap pertengahan tahun ini. Pemkot telah menyediakan dana senilai Rp 4.165.330.500 melalui APBD 2019. (tom/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

BLT-DD Tahap 4 di Kab Probolinggo Tunggu Nota Dinas

Di tahap ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus sedikit bersabar. Pasalnya penyaluran bantuan ditunda sebab masih menunggu Nota Dinas Bupati.

Satgas Mulai Antisipasi Klaster Liburan Nataru

Karenanya, selama sebulan ke depan, mulai hari ini Satgas akan kembali menggencarkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka untuk Sekolah Zona Hijau-Kuning

Pemkab Probolinggo memastikan mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk memulai pembelajaran tatap muka pada 2021.

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.