alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

9 Keluarga Kab Pasuruan Mendaftar Transmigrasi

PASURUAN, Radar Bromo – Tahun ini dipastikan tidak ada program transmigrasi. Namun, masyarakat yang mendaftar untuk mengikuti program ini terus berdatangan. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan, mencatat sudah ada 9 kepala keluarga (KK) yang mendaftar.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Pasuruan Suhartana mengatakan, imbas wabah Covid-19, tahun ini program transmigrasi ditiadakan. “Karena kurang aman jika ada kegiatan dan pemindahan penduduk, program transmigrasi tahun ini dipastikan batal. Namun, dari Disnaker tetap menerima jika ada keluarga yang mengajukan menjadi peserta transmigrasi,” ujarnya.

Sejauh ini, sejatinya terus ada tambahan KK yang mengajukan diri menjadi peserta transmigrasi. Tercatat, sudah ada 9 KK yang mengajukan. “Namun, 1 KK dari Winongan mengundurkan diri, karena sudah mendapatkan pekerjaan mundur dari pendaftaran transmigrasi,” jelasnya.

Sedangkan, 8 KK lainnya masih tercatat sebagai peserta transmigrasi. Mayoritas pendaftar ini dari Kecamatan Purwodadi. Suhartana mengatakan, karena program tahun ini ditunda, maka tidak ada sosialiasi khusus kepada masyarakat yang ikut program ini.

“Kami sifatnya hanya memberikan informasi jika ada yang tertarik. Tercatat sudah ada 8 KK yang mendaftar dan kami sudah informasikan pemberangkatan masih dimungkinkan baru tahun depan,” ujarnya.

Para pendaftar ini nantinya tetap tetap harus diseleksi. Mulai dari tingkat ekonomi, sudah berkeluarga, dan memang berniat mau pindah tempat. Karena, program merupakan salah satu upaya meningkatkan kesempatan perbaikan ekonomi untuk keluarga kurang mampu di daerah asal. Serta, sebagai upaya memeratakan kepadatan penduduk. (eka/rud/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Tahun ini dipastikan tidak ada program transmigrasi. Namun, masyarakat yang mendaftar untuk mengikuti program ini terus berdatangan. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan, mencatat sudah ada 9 kepala keluarga (KK) yang mendaftar.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Pasuruan Suhartana mengatakan, imbas wabah Covid-19, tahun ini program transmigrasi ditiadakan. “Karena kurang aman jika ada kegiatan dan pemindahan penduduk, program transmigrasi tahun ini dipastikan batal. Namun, dari Disnaker tetap menerima jika ada keluarga yang mengajukan menjadi peserta transmigrasi,” ujarnya.

Sejauh ini, sejatinya terus ada tambahan KK yang mengajukan diri menjadi peserta transmigrasi. Tercatat, sudah ada 9 KK yang mengajukan. “Namun, 1 KK dari Winongan mengundurkan diri, karena sudah mendapatkan pekerjaan mundur dari pendaftaran transmigrasi,” jelasnya.

Sedangkan, 8 KK lainnya masih tercatat sebagai peserta transmigrasi. Mayoritas pendaftar ini dari Kecamatan Purwodadi. Suhartana mengatakan, karena program tahun ini ditunda, maka tidak ada sosialiasi khusus kepada masyarakat yang ikut program ini.

“Kami sifatnya hanya memberikan informasi jika ada yang tertarik. Tercatat sudah ada 8 KK yang mendaftar dan kami sudah informasikan pemberangkatan masih dimungkinkan baru tahun depan,” ujarnya.

Para pendaftar ini nantinya tetap tetap harus diseleksi. Mulai dari tingkat ekonomi, sudah berkeluarga, dan memang berniat mau pindah tempat. Karena, program merupakan salah satu upaya meningkatkan kesempatan perbaikan ekonomi untuk keluarga kurang mampu di daerah asal. Serta, sebagai upaya memeratakan kepadatan penduduk. (eka/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/