alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam-Cabai di Pasuruan Mulai Naik

BANGIL – Potensi lonjakan harga sejumlah komoditas di Kabupaten Pasuruan selama Ramadan 1440 Hijriah, tidak signifikan. Kenaikan harga hanya terjadi pada harga daging ayam broiler dan cabai merah. Kenaikan harga itu berlangsung beberapa hari terakhir.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, harga kebutuhan pokok selama Ramadan cenderung stabil. Jika ada kenaikan, besarnya tidak terlampau signifikan. “Hanya terjadi pada beberapa komoditas. Seperti daging ayam broiler dan cabai besar,” ujarnya.

Gatot mengatakan, harga daging ayam broiler semula berada di angka Rp 29 ribu per kilogram. Senin (27/5), harganya merambah Rp 32.700 per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai besar. Sebelumnya, berbandrol Rp 28 ribu per kilogram naik menjadi Rp 31 ribu per kilogram.

Kenaikan harga itu, dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Karena di momen Ramadan, kebutuhan kedua komoditas tersebut relatif naik, lebih tinggi dibandingkan komoditas yang lain,” ujarnya. Kondisi ini, diperkirakannya hanya berlangsung sesaat. Setelah Lebaran, diprediksi harga kedua komoditas itu akan kembali stabil. (one/rud)

BANGIL – Potensi lonjakan harga sejumlah komoditas di Kabupaten Pasuruan selama Ramadan 1440 Hijriah, tidak signifikan. Kenaikan harga hanya terjadi pada harga daging ayam broiler dan cabai merah. Kenaikan harga itu berlangsung beberapa hari terakhir.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, harga kebutuhan pokok selama Ramadan cenderung stabil. Jika ada kenaikan, besarnya tidak terlampau signifikan. “Hanya terjadi pada beberapa komoditas. Seperti daging ayam broiler dan cabai besar,” ujarnya.

Gatot mengatakan, harga daging ayam broiler semula berada di angka Rp 29 ribu per kilogram. Senin (27/5), harganya merambah Rp 32.700 per kilogram. Begitu juga dengan harga cabai besar. Sebelumnya, berbandrol Rp 28 ribu per kilogram naik menjadi Rp 31 ribu per kilogram.

Kenaikan harga itu, dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Karena di momen Ramadan, kebutuhan kedua komoditas tersebut relatif naik, lebih tinggi dibandingkan komoditas yang lain,” ujarnya. Kondisi ini, diperkirakannya hanya berlangsung sesaat. Setelah Lebaran, diprediksi harga kedua komoditas itu akan kembali stabil. (one/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/