Peringati Galungan dengan Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

SUMBER – Warga Hindu Suku Tengger di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Rabu (26/12) merayakan hari raya Galungan. Dalam perayaan tersebut, puluhan warga yang bersembahyang bersama-sama mendoakan warga korban tsunami selat Sunda dan banjir bandang di Kecamatan Tiris.

Ritual persembahyangan perayaan hari raya Galungan itu dilakukan pukul 08.00. Saat itu, warga Hindu Suku Tengger berkumpul di pura setempat. Mereka membawa beberapa sajen dari rumah masing-masing dan dikumpulkan di pura.

Sembahyang pun dilakukan sekitar 1 jam. Setelah itu, baru dilakukan doa bersama untuk warga korban banjir bandang Tiris dan tsunami Selat Sunda.

“Kami turut berduka cita atas bencana yang melanda suadara kami. Kami mendoakan agar mereka yang meninggal bisa mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” ujar Sudir Supriyadi, salah seorang perangkat desa setempat.

Sudir -sapaannya- berharap, ke depan tidak ada lagi bencana. “Semoga seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali dihindarkan dari bencana itu,” terangnya.

Hal senada disampaikan Suliono, kepala desa setempat. Menurutnya, saat ini yang paling penting yaitu memberikan support kepada para keluarga korban yang ditinggalkan. Sebab, untuk memulihkan ketenangan dan psikologis mereka akan sulit.

“Semoga tetap diberikan kesabaran. Mereka perlu menata hidup ke depan. Dan, semoga trauma yang dialami pasca kejadian itu bisa segera pulih. Sebab, masih panjang kehidupan ke depan yang harus dilalui,” terangnya. (sid/hn)