Bisa Ajukan 7.000 Kuota Tambahan Asuransi Ternak di Kab Pasuruan

POTENSI DILINDUNGI: Salah satu sentra peternakan sapi di Puspo. Tahun ini Kabupaten Pasuruan telah mendapat kuota 6 ribu asuransi ternak. Pemkab setempat berencana mengusulkan tambahan 7 ribu kuota lagi. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

BANGIL, Radar Bromo – Sampai akhir Agustus ini, kuota asuransi ternak di Kabupaten Pasuruan belum terserap sepenuhnya. Meski begitu, Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan berencana mengajukan kembali tambahan asuransi ternak. Targetnya ada 7 ribu kuota tambahan di triwulan ketiga yang bisa diajukan ke pusat.

Hari Mulyono, Kabid Usaha Peternakan pada Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan mengatakan, jumlah kuota asuransi ternak tahun ini sebesar 6 ribu kuota. “Saat ini masih separo atau 3 ribu yang masih terserap. Namun dipastikan pada bulan Oktober–November saat semua kuota tahun lalu habis langsung dilanjutkan kembali. Sehingga, kuota 6 ribu kami pastikan terserap semuanya,” terangnya.

Hari mengatakan, dari Koperasi susu yang biasanya bekerja sama dengan peternak juga mengajukan permintaan asuransi ternak ke Dinas Peternakan. Lantaran itu, ada permintaan hingga 7 ribu dari peternak untuk tambahan kuota.

“Jadi dari Tutur ada tambahan permintaan 4500 kuota asuransi tambahan dan dari Purwodadi ada permintaan tambahaan 2500. Jadi kurang lebih ada 7 ribu permintaan kuota lagi,” terangnya.

Sejatinya, Kabupaten Pasuruan sudah mendapatkan kuota asuransi ternak yang cukup besar tahun ini. Sebab, secara keseluruhan di Jawa Timur ada 15 kuota saja. Namun, Kabupaten Pasuruan sudah dapat kuota 6 ribu.

“Kami tunggu sampai akhir tahun. Jika ada sisa yang belum terserap kita coba ajukan lagi. Mengingat Kabupaten Pasuruan memang daerah lumbung ternak,” terangnya. (eka/mie)