alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Jalur Relokasi Rel KA Porong Berubah, Masih Tunggu Rekom Gubernur

GEMPOL, Radar Bromo – Proyek relokasi rel kereta api (KA) Gununggangsir-Sidoarjo via Porong menemui kendala. Sebab, jalur yang masuk proyeksi relokasi terkendala dengan jalur proyek Saluran Pipanisasi Air Minum (SPAM) Umbulan.

Lantaran itu, jalur untuk relokasi rel KA via Porong dipastikan mengalami perubahan dari rencana awal. Perubahan itu terjadi di Desa Gempol dan Kejapanan.

Kepastian perubahan jalur itu diungkapkan Camat Gempol M Ridwan. “Jalurnya dipastikan berubah dari yang sebelumnya. Namun, untuk penetapan perubahannya, saat ini tinggal tunggu rekomendasi Gubernur Jatim,” katanya.

Ridwan –sapaan akrabnya- menyebutkan rekom dari gubernur tersebut sangatlah penting. Sebab, untuk memisahkan jalur relokasi rel KA sehingga tak bentrok dengan jalur proyek SPAM Umbulan.

Diketahui, jalur KA Gununggangsir-Sidoarjo yang ada saat ini via Porong kerap terkendala saat hujan. Beberapa kali jalur KA itu terendam banjir di Porong, Sidoarjo saat turun hujan lebat.

Lantaran itu, pemerintah pun berupaya merelokasi jalur KA itu. Pada 2016, Kemenhub sudah menetapkan jalur relokasinya. Yakni, lewat Desa Legok-Gempol-Kejapanan dan Carat (di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan)- tembus Krembung-Tulangan-Tarik hingga Sidoarjo.

Nah, lantaran rekom gubernur belum turun, proses pembebasan lahan untuk relokasi rel KA itu pun sejauh ini belum dilakukan. “Sekarang masih colling down dulu, sampai dengan rekom gubernurnya turun. Untuk pembebasan lahannya sebagian besar masih tetap, hanya berubah beberapa bidang saja bersamaan dengan perubahan jalur,” jelas Camat. (zal/mie)

GEMPOL, Radar Bromo – Proyek relokasi rel kereta api (KA) Gununggangsir-Sidoarjo via Porong menemui kendala. Sebab, jalur yang masuk proyeksi relokasi terkendala dengan jalur proyek Saluran Pipanisasi Air Minum (SPAM) Umbulan.

Lantaran itu, jalur untuk relokasi rel KA via Porong dipastikan mengalami perubahan dari rencana awal. Perubahan itu terjadi di Desa Gempol dan Kejapanan.

Kepastian perubahan jalur itu diungkapkan Camat Gempol M Ridwan. “Jalurnya dipastikan berubah dari yang sebelumnya. Namun, untuk penetapan perubahannya, saat ini tinggal tunggu rekomendasi Gubernur Jatim,” katanya.

Ridwan –sapaan akrabnya- menyebutkan rekom dari gubernur tersebut sangatlah penting. Sebab, untuk memisahkan jalur relokasi rel KA sehingga tak bentrok dengan jalur proyek SPAM Umbulan.

Diketahui, jalur KA Gununggangsir-Sidoarjo yang ada saat ini via Porong kerap terkendala saat hujan. Beberapa kali jalur KA itu terendam banjir di Porong, Sidoarjo saat turun hujan lebat.

Lantaran itu, pemerintah pun berupaya merelokasi jalur KA itu. Pada 2016, Kemenhub sudah menetapkan jalur relokasinya. Yakni, lewat Desa Legok-Gempol-Kejapanan dan Carat (di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan)- tembus Krembung-Tulangan-Tarik hingga Sidoarjo.

Nah, lantaran rekom gubernur belum turun, proses pembebasan lahan untuk relokasi rel KA itu pun sejauh ini belum dilakukan. “Sekarang masih colling down dulu, sampai dengan rekom gubernurnya turun. Untuk pembebasan lahannya sebagian besar masih tetap, hanya berubah beberapa bidang saja bersamaan dengan perubahan jalur,” jelas Camat. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/