alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Pengecoran Jalan Nasional di Kasri-Bypass Pandaan Tersisa Satu Lajur

PANDAAN, Radar Bromo – Proyek pengerjaan konstruksi pengecoran atau rigid ruas jalan nasional di Kecamatan Pandaan terus dikebut. Ada dua titik yang tengah digarap sejak awal bulan. Yakni, di Kasri depan Mapolsek Pandaan serta Bypass Pandaan. Kedua titik itu sama-sama dari arah Surabaya menuju Malang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sampai Minggu (22/9) proses rigid itu menyisakan satu ruas jalan yang belum rampung. Saat ini satu sisi yang belum di-rigid sudah digali. Selanjutnya, bakal diurug sebelum dicor beton.

“Di Kasri sudah selesai rigid-nya di lajur lambat. Sisanya tinggal lajur cepat. Sedangkan di Bypass (Pandaan) untuk lajur cepat sudah selesai, tersisa lajur lambat,” jelas Daniel Richard, kaur tata usaha BBPJN VIII Surabaya.

Satu lajur yang belum tuntas itu rencananya bakal digarap sama dengan proses rigid sisi yang sudah tuntas. Mulai volume, dimensi, panjang, serta lebarnya.

Proses rigid itu memiliki ketebalan urukan padatannya mencapai 25 sentimeter, kemudian untuk tebal rigid atau cor betonnya mencapai 35 sentimeter. Itu, menyesuaikan kedalaman badan yang digali mencapai 60 sentimeter.

Anggaran rekonstruksi ruas jalan nasional di Pandaan ini sama dengan di Gempol maupun Purwodadi. Semuanya dialokasikan dari APBN.

Para pengguna jalan pun harus lebih sabar saat melintas di ruas jalan setempat. terutama di Bypass Pandaan. Sebab, proyek perbaikan jalan ini kerap memicu kemacetan.

“Sisa rigid yang sekarang sedang dikerjakan, targetnya rampung akhir bulan ini. Tapi, kemungkinan molor karena pertimbangan umur beton pasca dicor. Jadi, paling lambat awal pekan pertama Oktober sudah tuntas,” janji Daniel Richard. (zal/mie)

PANDAAN, Radar Bromo – Proyek pengerjaan konstruksi pengecoran atau rigid ruas jalan nasional di Kecamatan Pandaan terus dikebut. Ada dua titik yang tengah digarap sejak awal bulan. Yakni, di Kasri depan Mapolsek Pandaan serta Bypass Pandaan. Kedua titik itu sama-sama dari arah Surabaya menuju Malang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sampai Minggu (22/9) proses rigid itu menyisakan satu ruas jalan yang belum rampung. Saat ini satu sisi yang belum di-rigid sudah digali. Selanjutnya, bakal diurug sebelum dicor beton.

“Di Kasri sudah selesai rigid-nya di lajur lambat. Sisanya tinggal lajur cepat. Sedangkan di Bypass (Pandaan) untuk lajur cepat sudah selesai, tersisa lajur lambat,” jelas Daniel Richard, kaur tata usaha BBPJN VIII Surabaya.

Satu lajur yang belum tuntas itu rencananya bakal digarap sama dengan proses rigid sisi yang sudah tuntas. Mulai volume, dimensi, panjang, serta lebarnya.

Proses rigid itu memiliki ketebalan urukan padatannya mencapai 25 sentimeter, kemudian untuk tebal rigid atau cor betonnya mencapai 35 sentimeter. Itu, menyesuaikan kedalaman badan yang digali mencapai 60 sentimeter.

Anggaran rekonstruksi ruas jalan nasional di Pandaan ini sama dengan di Gempol maupun Purwodadi. Semuanya dialokasikan dari APBN.

Para pengguna jalan pun harus lebih sabar saat melintas di ruas jalan setempat. terutama di Bypass Pandaan. Sebab, proyek perbaikan jalan ini kerap memicu kemacetan.

“Sisa rigid yang sekarang sedang dikerjakan, targetnya rampung akhir bulan ini. Tapi, kemungkinan molor karena pertimbangan umur beton pasca dicor. Jadi, paling lambat awal pekan pertama Oktober sudah tuntas,” janji Daniel Richard. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/