alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Jumlah Perpustakaan Keliling di Kabupaten Pasuruan Belum Ideal

BANGIL, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan kini memiliki 8 perpustakaan daerah. Selain itu, juga ada 3 mobil perpustakaan keliling. Namun, jumlah itu dinilai belum ideal dengan kawasan setempat yang memiliki 24 kecamatan.

Yusmiarto Eben, pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengatakan, sejatinya di Dinas Perpustakaan memang memiliki 4 mobil perpus keliling. “Dua mobil adalah dari hibah Perpusnas tahun 1996 dan 2018. Sedangkan dari Pemkab Pasuruan juga pernah menganggarkan pada 1998 dan 2016,” terangnya.

Namun, dari 4 mobil tersebut, untuk mobil Toyota Dyna tahun 1998 kondisinya sudah cukup tua, sehingga sudah sulit untuk keliling setiap hari. Sementara ini, yang mobile setiap hari hanya 3 mobil perpustakaan keliling.

Eben mengatakan, setiap hari sudah ada jadwal untuk perpustakaan keliling. Baik ke sekolah-sekolah juga ada permintaan dari desa dan kelompok masyarakat lainnya. Termasuk jika ada event-event tertentu biasanya perpustakaan keliling juga ikut serta.

“Namun, dari 3 mobil perpustakaan keliling memang hitungannya kurang ideal melihat luas Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Menurutnya, idealnya ada 5 mobil perpustakaan keliling. Sehingga, bisa mencangkup wilayah barat, timur, utara, selatan, dan tengah. Itu pun jumlah sekolah cukup tinggi. Untuk tingkat SD-MI saja bisa mencapai 1.100 lembaga. Sehingga setiap sekolah belum tentu dikunjungi sekali dalam setahun.

“Apalagi, setiap mobil paling tidak ada 3 personel, 4 kalau ada story telling. Sehingga, kalaupun diusulkan ada tambahan, juga melihat kebutuhan SDM,” terangnya. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Kabupaten Pasuruan kini memiliki 8 perpustakaan daerah. Selain itu, juga ada 3 mobil perpustakaan keliling. Namun, jumlah itu dinilai belum ideal dengan kawasan setempat yang memiliki 24 kecamatan.

Yusmiarto Eben, pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengatakan, sejatinya di Dinas Perpustakaan memang memiliki 4 mobil perpus keliling. “Dua mobil adalah dari hibah Perpusnas tahun 1996 dan 2018. Sedangkan dari Pemkab Pasuruan juga pernah menganggarkan pada 1998 dan 2016,” terangnya.

Namun, dari 4 mobil tersebut, untuk mobil Toyota Dyna tahun 1998 kondisinya sudah cukup tua, sehingga sudah sulit untuk keliling setiap hari. Sementara ini, yang mobile setiap hari hanya 3 mobil perpustakaan keliling.

Eben mengatakan, setiap hari sudah ada jadwal untuk perpustakaan keliling. Baik ke sekolah-sekolah juga ada permintaan dari desa dan kelompok masyarakat lainnya. Termasuk jika ada event-event tertentu biasanya perpustakaan keliling juga ikut serta.

“Namun, dari 3 mobil perpustakaan keliling memang hitungannya kurang ideal melihat luas Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Menurutnya, idealnya ada 5 mobil perpustakaan keliling. Sehingga, bisa mencangkup wilayah barat, timur, utara, selatan, dan tengah. Itu pun jumlah sekolah cukup tinggi. Untuk tingkat SD-MI saja bisa mencapai 1.100 lembaga. Sehingga setiap sekolah belum tentu dikunjungi sekali dalam setahun.

“Apalagi, setiap mobil paling tidak ada 3 personel, 4 kalau ada story telling. Sehingga, kalaupun diusulkan ada tambahan, juga melihat kebutuhan SDM,” terangnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/