alexametrics
26 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Berharap Musim Hujan Selesai agar Produksi Garam Capai Target

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo tahun ini kembali menargetkan produksi garam. Lantaran produktivitas garam dipengaruhi oleh cuaca, Diskan berharap, musim hujan segera selesai untuk mencapai target produksi maksimal.

Di tahun 2020 lalu target produksi Diskan tidak tercapai. Tahun lalu capaiannya 21.000 ton lebih, atau kekurangannya pada target sejumlah 9.929 ton.

Kabid Perikanan Tangkap pada Diskan setempat Hari Pur Sulistiono mengatakan, tidak tercapainya target produksi garam tahun lalu tidak terlepas dari musim hujan yang terjadi sebanyak 2 periode. Yakni bulan Januari–April dan Oktober- Desember. Padahal menurutnya, Oktober bisanya menjadi puncak musim kemarau.

“Semoga saja nanti Oktober masih kemarau. Karena biasanya di bulan itu, kualitas air laut sedang bagus-bagusnya. Tentunya hal ini dapat menambah jumlah produksi dan kualitas garam menjadi bagus,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa, meski musim hujan masih belum berakhir, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembinaan bagi petani garam. Sehingga, nantinya saat musim kemarau tiba, prooduksi garam dapat kembali digenjot.

“Memang sangat bergantung terhadap faktor cuaca. Makanya saat ini kami fokus terhadap pembinaannya, karena masih musim hujan,” ujarnya.

Meski target produksi garam tahun lalu tidak tercapai, di tahun 2021 pihaknya optimistis target bisa tembus. Di tahun ini target produksi garam masih tetap, atau sejumlah 22.000 ton.

Di sisi lain, Suparyono salah seorang petani garam di Desa Kalibuntu, Kraksaan mengatakan, puncak panen garam itu memang biasanya terjadi pada bulan Oktober – November. Namun di tahun lalu, hal tersebut tidak terjadi lantaran musim hujan tiba lebih cepat.

“Bahkan tahun 2019 Desember itu masih bisa panen raya, kualitas air laut sangat bagus. Tapi yang tahun kemarin (2020, Red) panennya hanya bisa sampai Oktober. Harapannya tahun ini musim hujan segara selesai agar produksi dapat kembali dilakukan,”ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo tahun ini kembali menargetkan produksi garam. Lantaran produktivitas garam dipengaruhi oleh cuaca, Diskan berharap, musim hujan segera selesai untuk mencapai target produksi maksimal.

Di tahun 2020 lalu target produksi Diskan tidak tercapai. Tahun lalu capaiannya 21.000 ton lebih, atau kekurangannya pada target sejumlah 9.929 ton.

Kabid Perikanan Tangkap pada Diskan setempat Hari Pur Sulistiono mengatakan, tidak tercapainya target produksi garam tahun lalu tidak terlepas dari musim hujan yang terjadi sebanyak 2 periode. Yakni bulan Januari–April dan Oktober- Desember. Padahal menurutnya, Oktober bisanya menjadi puncak musim kemarau.

Mobile_AP_Half Page

“Semoga saja nanti Oktober masih kemarau. Karena biasanya di bulan itu, kualitas air laut sedang bagus-bagusnya. Tentunya hal ini dapat menambah jumlah produksi dan kualitas garam menjadi bagus,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa, meski musim hujan masih belum berakhir, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembinaan bagi petani garam. Sehingga, nantinya saat musim kemarau tiba, prooduksi garam dapat kembali digenjot.

“Memang sangat bergantung terhadap faktor cuaca. Makanya saat ini kami fokus terhadap pembinaannya, karena masih musim hujan,” ujarnya.

Meski target produksi garam tahun lalu tidak tercapai, di tahun 2021 pihaknya optimistis target bisa tembus. Di tahun ini target produksi garam masih tetap, atau sejumlah 22.000 ton.

Di sisi lain, Suparyono salah seorang petani garam di Desa Kalibuntu, Kraksaan mengatakan, puncak panen garam itu memang biasanya terjadi pada bulan Oktober – November. Namun di tahun lalu, hal tersebut tidak terjadi lantaran musim hujan tiba lebih cepat.

“Bahkan tahun 2019 Desember itu masih bisa panen raya, kualitas air laut sangat bagus. Tapi yang tahun kemarin (2020, Red) panennya hanya bisa sampai Oktober. Harapannya tahun ini musim hujan segara selesai agar produksi dapat kembali dilakukan,”ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2