alexametrics
24.2 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Rest Area Tol Paspro, 30 Persen Bakal Diisi UKM

KADEMANGAN – Keluhan sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Probolinggo terkait sepinya konsumen dampak dibangunnya Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) mulai diperhatikan. Rencananya, sejumlah pelaku UKM ini akan dilibatkan dalam rest area tol Paspro. Meski yang akan dilibatkan hanya 30 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Paspro Agus Minarno mengungkapkan, mendengar kabar sejumlah UKM di Probolinggo sepi pengunjung pasca adanya tol, pihaknya langsung bertindak. Salah satunya dengan merencanakan menggandeng 30 persen UKM di Probolinggo untuk menempati rest area tol Paspro. “Ini, baru kali pertama di Indonesia rest area tol akan diisi 30 persen dari UKM,” ujarnya.

Berkaitan dengan teknisnya, Agus mengatakan, masih akan dibicarakan lebih lanjut. Termasuk dari 30 persen UKM itu apakah dari UKM kota atau kabupaten atau bahkan bisa jadi dari Kota dan Kabupaten Probolinggo. “Untuk teknisnya mulai pendaftaran dan lainnya, masih akan kami koordinasikan,” ujarnya.

Agus mengatakan, sepinya pembeli di lapak para UKM ini sejatinya bukan karena tol Paspro. Sebab, sejauh ini tol Paspro belum difungsionalkan. “Kalau sepi tidaknya, saya rasa bukan dari tol. Rezeki-rezekian saja. Kebetulan saat itu sepi, namun yang jelas untuk UKM juga kami libatkan,” ujarnya.

Menyikapi itu, salah satu penjual oleh-oleh asal Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Syuryani, 55, mengaku waswas. Ia khawatir dagangannya yang berada di perbatasan Kota dengan Kabupaten Probolinggo, sepi pembeli.

Alasannya, para pengendara akan beralih melintas di jalan tol dan tidak melintas di depan warungnya. Padahal, dulu mereka jika hendak ke Surabaya atau sebaliknya ke Banyuwangi, melintas di depan warungnya. “Kami khawatir saja, jika banyak yang lewat di tol, kan di sini (warugnya) sepi. Semoga pihak tol benar-benar memberikan peluang untuk berjualan di sana juga,” ujarnya. (rpd/rud)

KADEMANGAN – Keluhan sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Probolinggo terkait sepinya konsumen dampak dibangunnya Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) mulai diperhatikan. Rencananya, sejumlah pelaku UKM ini akan dilibatkan dalam rest area tol Paspro. Meski yang akan dilibatkan hanya 30 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Paspro Agus Minarno mengungkapkan, mendengar kabar sejumlah UKM di Probolinggo sepi pengunjung pasca adanya tol, pihaknya langsung bertindak. Salah satunya dengan merencanakan menggandeng 30 persen UKM di Probolinggo untuk menempati rest area tol Paspro. “Ini, baru kali pertama di Indonesia rest area tol akan diisi 30 persen dari UKM,” ujarnya.

Berkaitan dengan teknisnya, Agus mengatakan, masih akan dibicarakan lebih lanjut. Termasuk dari 30 persen UKM itu apakah dari UKM kota atau kabupaten atau bahkan bisa jadi dari Kota dan Kabupaten Probolinggo. “Untuk teknisnya mulai pendaftaran dan lainnya, masih akan kami koordinasikan,” ujarnya.

Agus mengatakan, sepinya pembeli di lapak para UKM ini sejatinya bukan karena tol Paspro. Sebab, sejauh ini tol Paspro belum difungsionalkan. “Kalau sepi tidaknya, saya rasa bukan dari tol. Rezeki-rezekian saja. Kebetulan saat itu sepi, namun yang jelas untuk UKM juga kami libatkan,” ujarnya.

Menyikapi itu, salah satu penjual oleh-oleh asal Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Syuryani, 55, mengaku waswas. Ia khawatir dagangannya yang berada di perbatasan Kota dengan Kabupaten Probolinggo, sepi pembeli.

Alasannya, para pengendara akan beralih melintas di jalan tol dan tidak melintas di depan warungnya. Padahal, dulu mereka jika hendak ke Surabaya atau sebaliknya ke Banyuwangi, melintas di depan warungnya. “Kami khawatir saja, jika banyak yang lewat di tol, kan di sini (warugnya) sepi. Semoga pihak tol benar-benar memberikan peluang untuk berjualan di sana juga,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/