alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Gara-gara Bakar Ban Bekas, Lahan di Kademangan Terbakar

KADEMANGAN, Radar Bromo – Hati-hati membakar sampah saat angin kencang sering berembus. Jika tidak, insiden yang terjadi di Jalan Profesor Hamka, bisa terulang. Gara-gara membakar ban bekas, api merembet ke lahan. Meski hanya lahan kosong, kebakaran cukup membuat warga panik. Bahkan damkar harus mengerahkan satu unit kendaraannya untuk pemadaman.

Kebakaran itu terjadi Jumat (22/10) siang. Kasi Damkar pada Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, petugas mendapatkan informasi kebakaran lahan kosong pada pukul 12.15. Selanjutnya petugas bersiap.

Menggunakan satu unit mobil operasional dan satu unit mobil damkar, petugas meluncur ke lokasi. Saat itu, api sudah membakar hampir sepertiga bagian lahan kosong tersebut. Serentak petugas langsung ambil posisi dan melakukan pemadaman.

“Kebakaran yang terjadi di lahan kosong yang belum diketahui pemiliknya ini pada siang hari. Petugas melakukan pemadaman pada pukul 12.21 hingga pukul 14.30,” terang Abdullah, Jumat (22/10) sore.

Hasil pemeriksaan sementara, api dipicu oleh warga yang membakar ban bekas. Diduga warga yang membakar ban tersebut kurang memperhatikan kondisi sekitar. Saat itu cuaca panas dan angin kencang berhembus. Di lokasi juga banyak rumput kering yang mudah menjalar.

Saat api dari ban bekas sudah menyala, seketika itu pula api merembet kemana-mana. “Nah ketika sudah agak besar, warga mulai panik dan langsung menghubungi kami. Untung tidak sampai satu lahan dengan ukuran sekitar satu hektare terbakar semuanya. Perkiraan sepertiganya yang gosong,” tambahnya.

Atas insiden itu, damkar berharap agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Lebih lagi di situasi seperti saat ini. Karena angin kencang masih sering berhembus. (rpd/fun)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Hati-hati membakar sampah saat angin kencang sering berembus. Jika tidak, insiden yang terjadi di Jalan Profesor Hamka, bisa terulang. Gara-gara membakar ban bekas, api merembet ke lahan. Meski hanya lahan kosong, kebakaran cukup membuat warga panik. Bahkan damkar harus mengerahkan satu unit kendaraannya untuk pemadaman.

Kebakaran itu terjadi Jumat (22/10) siang. Kasi Damkar pada Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, petugas mendapatkan informasi kebakaran lahan kosong pada pukul 12.15. Selanjutnya petugas bersiap.

Menggunakan satu unit mobil operasional dan satu unit mobil damkar, petugas meluncur ke lokasi. Saat itu, api sudah membakar hampir sepertiga bagian lahan kosong tersebut. Serentak petugas langsung ambil posisi dan melakukan pemadaman.

“Kebakaran yang terjadi di lahan kosong yang belum diketahui pemiliknya ini pada siang hari. Petugas melakukan pemadaman pada pukul 12.21 hingga pukul 14.30,” terang Abdullah, Jumat (22/10) sore.

Hasil pemeriksaan sementara, api dipicu oleh warga yang membakar ban bekas. Diduga warga yang membakar ban tersebut kurang memperhatikan kondisi sekitar. Saat itu cuaca panas dan angin kencang berhembus. Di lokasi juga banyak rumput kering yang mudah menjalar.

Saat api dari ban bekas sudah menyala, seketika itu pula api merembet kemana-mana. “Nah ketika sudah agak besar, warga mulai panik dan langsung menghubungi kami. Untung tidak sampai satu lahan dengan ukuran sekitar satu hektare terbakar semuanya. Perkiraan sepertiganya yang gosong,” tambahnya.

Atas insiden itu, damkar berharap agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan. Lebih lagi di situasi seperti saat ini. Karena angin kencang masih sering berhembus. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/