Rekening 1.495 Penerima BPNT di Kota Probolinggo Bermasalah

KANIGARAN, Radar Bromo – Jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Probolinggo, mencapai 13.960 kepala keluarga (KK). Namun, ada 1.495 KK yang bermasalah. Karenanya, mereka dialokasikan dari APBD Pemkot Probolinggo.

“Sebenarnya, 1.495 itu sudah masuk data Kemensos untuk BPNT. Namun, karena ada persoalan rekening invalid, sehingga perlu proses perbaikan,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo Zainullah.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo ini mengatakan, perlu waktu cukup panjang untuk memproses rekening penerima BPNT yang bermasalah. Karenanya, mereka dialokasikan anggaran dari APBD dengan besaran bantuan sama dengan BPNT yang bersumber dari Kementerian Sosial. “Besarnya sama, Rp 110 ribu per kepala keluarga,” ujarnya.

Pemberian bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Penerima hanya bisa menggunakannya untuk membeli komoditas pangan. Berupa 10 kilogram beras dan setengah kilogram telur. “Tidak diberikan dalam bentuk uang tunai,” ujar Zainullah.

Berdasarkan data dari Dinsos Kota Probolinggo, warga Kota Probolinggo yang mendapatkan BPNT Kemensos ada 13.960 KK. Dari jumlah itu, ada 1.495 KK yang rekening banknya bermasalah. Sehingga, pencairan BPNT dari Kemensos terkendala. “Alternatifnya, program BPNT yang bersumber dari APBD. Tentunya harus dilakukan survei dulu,” ujarnya. (put/rud)