alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Perhutani Siapkan Lahan 100 Hektare untuk Dikelola Poktan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Lahan seluas 100 hektare di kawasan hutan produktif milik Perhutani di Kabupaten Probolinggo, disiapkan untuk dikelola kepada para Kelompok Tani (Poktan). Utamanya, para petani milenial. Kawasan hutan itu tersebat di empat kecamatan. Yakni, Tiris, Krucil, Gading, dan Leces.

Pengelolaan ini sesuai dengan adanya perjanjian yang disepakati dan ditandatangani Perhutani Probolinggo, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan GP Ansor Kota Kraksaan, beberapa waktu lalu.

Para pengelola kawasan produktif sendiri, di antaranya adalah 40 Poktan asuhan LMDH. Mereka boleh memanfaatkan lahan di bawah tegakan tanaman keras Perhutani dengan metode tanam tumpang sari berupa bibit jagung.

Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufik mengatakan, kebijakan ini senada dengan cita-citanya untuk mengembalikan spirit generasi milenial agar tidak hanya tertarik kepada hal-hal kekinian. Tetapi, harus dapat memajukan budaya dan semangat para pendahulu dalam dunia pertanian.

“Kesempatan dan peluang terbuka sangat lebar dalam dunia pertanian dan perkebunan. Jadi, para generasi muda agar tidak hanya terpaku pada keinginan menjadi pegawai atau karyawan swasta,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan GP Ansor dalam hal ini bertujuan bisa memotivasi para kelompok tani dari kalangan generasi milenial. Yakni, agar bersemangat dan turut aktif dalam memajukan sektor pertanian di desanya.

“Seluas 100 hektare lahan itu salah satunya akan kami fokuskan di Desa Betek, Kecamatan Krucil. Kami optimistis kerja sama ini akan menuai hasil gemilang. Karena, mayoritas para petani milenial ini memang memiliki dasar pertanian yang kuat,” ujarnya.

Di samping itu, Wakil Administratur Perhutani Probolinggo Untung Saptono Hadi mengatakan, pada prinsipnya pihaknya juga selalu membuka ruang pengelolaan bagi masyarakat untuk pemanfaatan kawasan hutan negara.

Dengan adanya ruang pemanfaatan kawasan Perhutani, Untung berharap, dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Kesepakatan ini sebenarnya sudah mengarah kepada perjanjian kerja sama. Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan ini kepada kami dalam rangka membuka kesempatan bagi pihak lain untuk bekerja sama dalam pelestarian hutan dan pemanfaatannya sesuai aturan,” ujarnya. (mu/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.