alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Jalan di Jalur Pandaan-Dayurejo Nyaris Ambrol dan Bikin Was-was

SUKOREJO, Radar Bromo – Kendaraan yang melintas di ruas jalan kabupaten jurusan Pandaan–Dayurejo, harus ekstra hati-hati. Pasalnya, gorong-gorong yang berada di Dusun Ngemplak, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, tergerus air dan membuat fondasi tanah sekelilingnya kerowak dan nyaris ambrol.

Gorong-gorong itu berada tepat dibawah jalan kabupaten. Sehingga pengendara yang melintas di atasnya, harus mengurangi kecepatannya. Bahkan hanya bisa lewat atau melintas di sisi sebelah barat saja, dan bergantian untuk mobil dan truk. Karena jalan di sisi sebelah timur tidak bisa dilalui,

Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com ambrolnya gorong-gorong di bawah jalan terjadi Jumat (18/2) sekitar pukul 14.00. “Gorong-gorongnya tergerus air, jadinya ambrol dan kerowok seperti ini. Aspal dan bahu jalannya juga berlubang imbas dari kejadian ini,” terang Kasun Ngemplak Asmoro.

Adapun gorong-gorong yang tergerus air ini, merupakan bangunan lama. Posisinya mengalir melintas dibawah jalan kabupaten jurusan Pandaan–Dayurejo. Oleh warga setempat, dipasang pengaman dari kayu dan tali untuk menjadi penanda. Agar tidak dilalui kendaraan, menginggat gorong-gorong dibawahnya kerowak dan ambrol. Apalagi tinggi dan lebar jalan masing-masing sekitar lima meter.

SUDAH DITANDAI: Jalan ini sudah diberi tanda agar kendaraan tak melintas. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Di sela-sela sayap gorong-gorong yang ambrol, terdapat pipa gas mengarah ke pabrik yang berada di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen. “Warga dibantu personel Polsek Sukorejo yang datang ke lokasi, sudah memasang pengaman dan penanda. Biar jalan jalur sisi timur tidak dilalui kendaraan, dan aman,” katanya.

Pascakejadian, pihaknya sudah melaporkannya ke Kantor Kecamatan Gempol. Juga diteruskan ke Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, akan melakukan survey ke lapangan secepatnya.

“Jalan sisi timur, kami tutup dulu. Untuk sementara tidak bisa dilalui, karena membahayakan. Sewaktu-waktu malah jalannya yang ambruk. Kendaraan lewat, masih bisa gunakan jalan sisi barat dan bisa bergantian,” tegas Kapolsek Sukorejo AKP  Akhmad Sukiyanto. (zal/fun)

SUKOREJO, Radar Bromo – Kendaraan yang melintas di ruas jalan kabupaten jurusan Pandaan–Dayurejo, harus ekstra hati-hati. Pasalnya, gorong-gorong yang berada di Dusun Ngemplak, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo, tergerus air dan membuat fondasi tanah sekelilingnya kerowak dan nyaris ambrol.

Gorong-gorong itu berada tepat dibawah jalan kabupaten. Sehingga pengendara yang melintas di atasnya, harus mengurangi kecepatannya. Bahkan hanya bisa lewat atau melintas di sisi sebelah barat saja, dan bergantian untuk mobil dan truk. Karena jalan di sisi sebelah timur tidak bisa dilalui,

Informasi yang dihimpun radarbromo.jawapos.com ambrolnya gorong-gorong di bawah jalan terjadi Jumat (18/2) sekitar pukul 14.00. “Gorong-gorongnya tergerus air, jadinya ambrol dan kerowok seperti ini. Aspal dan bahu jalannya juga berlubang imbas dari kejadian ini,” terang Kasun Ngemplak Asmoro.

Adapun gorong-gorong yang tergerus air ini, merupakan bangunan lama. Posisinya mengalir melintas dibawah jalan kabupaten jurusan Pandaan–Dayurejo. Oleh warga setempat, dipasang pengaman dari kayu dan tali untuk menjadi penanda. Agar tidak dilalui kendaraan, menginggat gorong-gorong dibawahnya kerowak dan ambrol. Apalagi tinggi dan lebar jalan masing-masing sekitar lima meter.

SUDAH DITANDAI: Jalan ini sudah diberi tanda agar kendaraan tak melintas. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Di sela-sela sayap gorong-gorong yang ambrol, terdapat pipa gas mengarah ke pabrik yang berada di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen. “Warga dibantu personel Polsek Sukorejo yang datang ke lokasi, sudah memasang pengaman dan penanda. Biar jalan jalur sisi timur tidak dilalui kendaraan, dan aman,” katanya.

Pascakejadian, pihaknya sudah melaporkannya ke Kantor Kecamatan Gempol. Juga diteruskan ke Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, akan melakukan survey ke lapangan secepatnya.

“Jalan sisi timur, kami tutup dulu. Untuk sementara tidak bisa dilalui, karena membahayakan. Sewaktu-waktu malah jalannya yang ambruk. Kendaraan lewat, masih bisa gunakan jalan sisi barat dan bisa bergantian,” tegas Kapolsek Sukorejo AKP  Akhmad Sukiyanto. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/