alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Heboh Asap Mengepul di TPU Pilang, Ternyata Ini

KADEMANGAN, Radar Bromo – Warga sepanjang Jalan Brantas dan Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Jumat siang (19/2) dibuat heboh. Ini setelah muncul asap hitam pekat di simpang empat traffic light (TL) Pilang. Asap tersebut bahkan membuat sejumlah kendaraan dan warga mendekat lantaran terjadi kebakaran besar.

Ternyata asap itu disebabkan oleh pembakaran akar bambu. Akar bambu itu sengaja dibakar oleh Ali, 40, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Pembakaran akar bambu yang berada di dalam Tempat Pemakaman Umum (TPU) sekitar pukul 13.00.

TPU Pilang tersebut rencananya akan dipasang pagar oleh warga. Sehingga sejumlah akar bambu dibakar agar mati. “Ini sudah kesekian kalinya mas. Memang saya bakar agar mati. Sebab ke depan akan dipasang pagar,” kata Ali.

Ia akui tak jarang warga kaget dengan kepulan asap hitam yang membubung tinggi. Bahkan saat pembakaran akar yang pertama dan kedua, sampai ada petugas damkar yang datang.

“Jadi warga yang tidak tahu, dikira ada kebakaran sehingga menelepon petugas damkar. Dilakukan pembakaran sebab prosesnya cepat serta akarnya mati. Jika hanya ditebang, maka juga harus digali. Selain makan waktu, tenaganya juga sedikit,” katanya.

Namun Ali berdalih, saat pembakaran akar, dia selalu melakukan pemantauan. Lebih lagi rumahnya berdekatan dengan lokasi tersebut. “Tetap saya jaga. Soalnya tak sedikit warga yang bingung ketika melihat asap. Wajar saja karena memang posisi di tengah kota dan padat penduduk. Selain itu dekat dengan perempatan pilang. Jadi asapnya langsung terlihat jelas oleh pengendara,” bebernya. (rpd/fun)

KADEMANGAN, Radar Bromo – Warga sepanjang Jalan Brantas dan Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Jumat siang (19/2) dibuat heboh. Ini setelah muncul asap hitam pekat di simpang empat traffic light (TL) Pilang. Asap tersebut bahkan membuat sejumlah kendaraan dan warga mendekat lantaran terjadi kebakaran besar.

Ternyata asap itu disebabkan oleh pembakaran akar bambu. Akar bambu itu sengaja dibakar oleh Ali, 40, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Pembakaran akar bambu yang berada di dalam Tempat Pemakaman Umum (TPU) sekitar pukul 13.00.

TPU Pilang tersebut rencananya akan dipasang pagar oleh warga. Sehingga sejumlah akar bambu dibakar agar mati. “Ini sudah kesekian kalinya mas. Memang saya bakar agar mati. Sebab ke depan akan dipasang pagar,” kata Ali.

Ia akui tak jarang warga kaget dengan kepulan asap hitam yang membubung tinggi. Bahkan saat pembakaran akar yang pertama dan kedua, sampai ada petugas damkar yang datang.

“Jadi warga yang tidak tahu, dikira ada kebakaran sehingga menelepon petugas damkar. Dilakukan pembakaran sebab prosesnya cepat serta akarnya mati. Jika hanya ditebang, maka juga harus digali. Selain makan waktu, tenaganya juga sedikit,” katanya.

Namun Ali berdalih, saat pembakaran akar, dia selalu melakukan pemantauan. Lebih lagi rumahnya berdekatan dengan lokasi tersebut. “Tetap saya jaga. Soalnya tak sedikit warga yang bingung ketika melihat asap. Wajar saja karena memang posisi di tengah kota dan padat penduduk. Selain itu dekat dengan perempatan pilang. Jadi asapnya langsung terlihat jelas oleh pengendara,” bebernya. (rpd/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/