Wali Kota Habib Hadi Ajak Masyarakat Lapor SPT dengan e-Filing

KANIGARAN, Radar Bromo – Setiap wajib pajak (WP) tidak hanya wajib membayar pajak. Namun, juga wajib melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh)-nya. Termasuk, bagi seorang wali kota.

Senin (17/2), di sela-sela rutinitasnya sebagai Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin dan Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri berkesempatan melaporkan SPT PPh orang pribadi tahun 2019 menggunakan e-Filing. Pengisian e-Filing dilakukan Wali Kota di ruang kerjanya di kantor Pemkot Probolinggo didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Probolinggo Syaiful Abidin. Begitu juga dengan Wakil Wali Kota.

Bermodal tab yang terkoneksi dengan internet, pelaporan SPT berlangsung cepat. Tak lama berselang, Wali Kota mendapat notifikasi BPS Elektronik Penyampaian SPT PPh melalui e-Filing.

“Sekarang ini, pajak bukan lagi sesuatu yang sulit. Sebab, zaman sudah semakin canggih. Pelaporan SPT secara elektronik dengan e-Filing, bukan hanya mempermudah, juga bisa menghemat waktu. Jadi, efektif dan efisien. Sebab, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota berharap apa yang dilakukannya bisa diikuti seluruh ASN dan seluruh WP di Kota Probolinggo, agar segera melaporkan pajaknya lebih awal. Sambil mengingatkan jatuh tempo penyampaian SPT PPh untuk OP adalah 31 Maret 2020, sedangkan jatuh tempo penyampaian SPT PPh untuk badan pada 30 April 2020.

Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak baik pusat dan daerah, Wali Kota akan segera merealisasikan sinergi antara Pemkot dengan kantor pajak. Salah satunya dengan pertukaran data. “Sebagai langkah awal, setiap WP dari luar daerah yang memiliki usaha di kota Probolinggo, kami imbau untuk mendaftarkan diri agar memiliki NPWP lokal sini. Sehingga, Kota Probolinggo mendapat kontribusi dari manfaat yang diterimanya,” ujar Wali Kota.

Diketahui, KPP Pratama Probolinggo membawahi 3 wilayah. Yakni, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. “WP wajib lapor SPT yang terdaftar di kami jumlahnya sekitar 83 ribu. Hingga hari ini (kemarin) yang sudah melapor baru 2,99 persen atau 18.249 WP. Jadi, kepatuhan WP untuk melaporkan data perpajakan dan membayar pajak ini masih menjadi PR terbesar bagi kami,” ujar Syaiful Abidin. (el/rud)