Ada Warga Timbun BBM Premium, Ini Langkah Pemkot Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo – Temuan polisi adanya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di salah satu rumah warga di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mendapat perhatian serius dari Pemkot Probolinggo. Salah satunya akan mengeluarkan surat imbauan kepada SPBU untuk membatasi penjualan premium kepada pengecer.

“Kami akan mengirimkan surat yang sifatnya mengimbau kepada SPBU untuk mengurani penjualan kepada pedagang bensin eceran. Memang faktanya sering terjadi antrean pembeli premium oleh pedagang bensin eceran ini,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Probolinggo Amin Fredy, kemarin.

Menurutnya, dengan banyaknya pengecer, membuat konsumen yang ingin membeli premium langsung ke SPBU kerap harus mengalah. Bahkan, terpaksa harus membeli BBM jenis lain karena premium harus mengantre bersama penjual bensin eceran.

“Penyaluran bensin jenis premium memang terbatas. Seharusnya, tidak semua untuk pedagang bensin eceran, tapi juga untuk konsumen yang ke SPBU,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (17/2), Satsabhara Polres Probolinggo Kota mengamankan 100 jeriken yang dibawa penjual bensin eceran untuk antre di SPBU Mastrip, Kota Probolinggo. Selain itu, juga ada temuan jeriken berisi premium di salah satu rumah di Gang Salak, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Pembeli bensin premium dengan jeriken ini rata-rata berasal dari luar Kota Probolinggo. Seperti dari Kabupaten Probolinggo, bahkan ada yang berasal dari Lumajang dan Kabupaten Pasuruan. Dengan banyaknya pedagang eceran ini, sering konsumen tidak kebagian premium karena SPBU kehabisan stok. (put/rud)