alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Banyak Pedagang di Pasar Purwosari yang Belum Berjualan

PURWOSARI, Radar Bromo – Revitalisasi tahap ketiga Pasar Purwosari, Kabupaten Pasuruan, sudah rampung sejak 25 Desember 2020. Kini pasar daerah ini mulai ditempati. Namun masih banyak pedagang yang belum menempati lapaknya dan berjualan.

“Kami mulai menempati kios dan losnya sejak Jumat kemarin (15/1). Belum semuanya. Masih sebagian kecil saja atau sekitar 10 persennya,” ujar salah seorang pedagang gerabah yang menempati kios di Pasar Purwosari, Didik, 51.

Karena masih sedikit pedagang yang menempati sekaligus berjualan, pembelinya juga belum begitu ramai. Namun para pedagang optimistis pengunjung yang berbelanja akan semakin ramai jika semua pedagang sudah mulai berjualan.

“Alhamdulillah pembeli tetap ada saja, tapi belum begitu ramai. Bangunan kami tempati sekarang lebih bersih juga representatif dibandingkan dengan bangunan lama meski ukurannya lebih kecil,” ujarnya.

Kepala Pasar Purwosari Yahya mengatakan, sejumlah pedagang mulai menempati kios dan los belum sampai sepekan. “Masih sekitar empat hari terakhir. Karena fisik bangunannya sudah rampung, maka kios dan losnya harus segera ditempati,” ujarnya.

Masih minimnya pedagang yang menempati kios dan los, Yahya mengatakan, wajar. Karena rata-rata masih menyiapkan kelengkapan, bersih-bersih, dan memindah barang-barangnya.

Woro-woro sudah sering kami lakukan kepada pedagang. Masih dimaklumi, targetnya sebelum akhir bulan ini kios dan los yang tersedia sudah ditempati semua dan berjualan,” ujarnya.

Diketahui, revitalisasi Pasar Purwosari memasuki tahap ketiga. Pembangunannya dibiayai dari APBD Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 3.909.574.000 plus adendum Rp 510 juta. Pada akhir tahun kemarin, revitalisasi pasar berisi 112 kios dan 48 los itu rampung. Kini sudah mulai ditempati para pedagang. (zal/rud/fun)

PURWOSARI, Radar Bromo – Revitalisasi tahap ketiga Pasar Purwosari, Kabupaten Pasuruan, sudah rampung sejak 25 Desember 2020. Kini pasar daerah ini mulai ditempati. Namun masih banyak pedagang yang belum menempati lapaknya dan berjualan.

“Kami mulai menempati kios dan losnya sejak Jumat kemarin (15/1). Belum semuanya. Masih sebagian kecil saja atau sekitar 10 persennya,” ujar salah seorang pedagang gerabah yang menempati kios di Pasar Purwosari, Didik, 51.

Karena masih sedikit pedagang yang menempati sekaligus berjualan, pembelinya juga belum begitu ramai. Namun para pedagang optimistis pengunjung yang berbelanja akan semakin ramai jika semua pedagang sudah mulai berjualan.

“Alhamdulillah pembeli tetap ada saja, tapi belum begitu ramai. Bangunan kami tempati sekarang lebih bersih juga representatif dibandingkan dengan bangunan lama meski ukurannya lebih kecil,” ujarnya.

Kepala Pasar Purwosari Yahya mengatakan, sejumlah pedagang mulai menempati kios dan los belum sampai sepekan. “Masih sekitar empat hari terakhir. Karena fisik bangunannya sudah rampung, maka kios dan losnya harus segera ditempati,” ujarnya.

Masih minimnya pedagang yang menempati kios dan los, Yahya mengatakan, wajar. Karena rata-rata masih menyiapkan kelengkapan, bersih-bersih, dan memindah barang-barangnya.

Woro-woro sudah sering kami lakukan kepada pedagang. Masih dimaklumi, targetnya sebelum akhir bulan ini kios dan los yang tersedia sudah ditempati semua dan berjualan,” ujarnya.

Diketahui, revitalisasi Pasar Purwosari memasuki tahap ketiga. Pembangunannya dibiayai dari APBD Kabupaten Pasuruan sebesar Rp 3.909.574.000 plus adendum Rp 510 juta. Pada akhir tahun kemarin, revitalisasi pasar berisi 112 kios dan 48 los itu rampung. Kini sudah mulai ditempati para pedagang. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/