Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sidang Dimas Kanjeng di Surabaya Dihadiri Ratusan Pengikut

J
Penulis: Jawanto Arifin❯
dimas Kanjeng (tengah) yang akan melakukan prosesi sidang dakwaan di pengadilan negeri surabaya.(1/8).akhmad rizal/jawa pos
dimas Kanjeng (tengah) yang akan melakukan prosesi sidang dakwaan di pengadilan negeri surabaya.(1/8).akhmad rizal/jawa pos
SURABAYA - Sempat dua kali tak hadiri sidang karena sakit, Dimas Kanjeng Taat Pribadi akhirnya menghadiri sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (1/8). Mengenakan setelan batik dan berambut klimis, pemilik padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi itu dikawal ketat menuju ruang persidangan.

Penampilan rapi Taat ini berbeda dengan tahanan lain yang biasanya mengenakan rompi tahanan. Saat menuju Rutan Kelas I-A Surabaya di Medaeng tempatnya ditahan menuju pengadilan, dia juga tidak naik bus bersama tahanan lain. Melainkan naik mobil khusus dengan pengawalan ketat dari sejumlah aparat Shabara Polda Jatim.

Sementara itu, ratusan pengikutnya yang datang dari berbagai daerah setia menunggu dia keluar sel dan mendampinginya sampai sidang berakhir. Mereka berbaris mengular di kedua sisi tempat Taat melintas.

Begitu sidang dimulai, ketua majelis hakim, Anne Rusiana menanyakan kabar terdakwa. "Bagaimana hari ini sehat ya? Sebelumnya sempat sakit kan?" tanya Anne yang disambut Taat dengan anggukan. (gas/JPG/mie)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Baru Periksa Pelapor di Kasus Dugaan Penipuan Tanah yang Catut PNS dan Dewan di Kabupaten Pasuruan

Baru Periksa Pelapor di Kasus Dugaan Penipuan Tanah yang Catut PNS dan Dewan di Kabupaten Pasuruan

Jainuddin yang menjadi pelapor kasus ini, telah memberikan keterangan kepada tim penyelidik Polres Pasuruan Kota. Penyelidik berencana memin

Guru MA Asal Paiton Probolinggo Ini Merasa Tertipu Belasan Juta setelah Diajak Investasi Muridnya

Guru MA Asal Paiton Probolinggo Ini Merasa Tertipu Belasan Juta setelah Diajak Investasi Muridnya

Modal Rp 18 juta yang diinvestasikan sejak Agustus 2026 hingga kini disebut belum pernah menerima pencairan hasil.

Biar Tidak Jadi Korban, Polres Pasuruan Kota Gencarkan Antisipasi Penipuan Catut Pejabat ke Masyarakat

Biar Tidak Jadi Korban, Polres Pasuruan Kota Gencarkan Antisipasi Penipuan Catut Pejabat ke Masyarakat

Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apabila menerima telepon atau pesan singkat via WhatsApp dari nomor tak dikenal, yang mengaku sebaga

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer