alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Polisi: Begal di Tutur Pakai Modus Siram Air Cabai Diduga Pelaku Lama

TUTUR,  Radar BromoPolisi masih mencari begal yang gagal beraksi di tepi jalan hutan pinus Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur. Dua pelaku itu memang tidak berhasil merampas sepeda motor Honda CBR milik Lukman Hakim. Namun, wajah pemuda 18 tahun itu disiram air lombok.

Pencarian begal itu dilakukan Unit Reskrim Polsek Nongkojajar. Menurut Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Purnomo, identitas dua pelaku itu masih didalami. Mereka diduga merupakan pemain lama yang sudah sering beraksi.

Selasa siang (15/3), sekitar pukul 13.00, mereka mencegat Lukman Hakim di tepi jalan raya, kawasan huta pinus Dusun Tuyowono, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur. Warga Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, itu diikuti dari belakang. Pelaku berboncengan motor Honda Vario. Tanpa pelat nomor.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), salah seorang pelaku turun. Mereka meminta paksa motor Lukman. Tentu saja korban menolak. Dia melawan. Sehingga sempat terjadi perkelahian.

Pelaku lantas mengeluarkan celurit untuk mengancam korban. Bahkan, dia juga menyiram wajah Lukman dengan cairan yang ternyata campuran air dan cabai atau lombok ke muka korban. Wajah korban panas dan pedas. Lukman lantas cepat-cepat mencabut kunci motor dan melemparkannya ke semak-semak. Dia kabur.

Meski begitu, kedua pelaku tetap berusaha merusak kunci untuk menyalakan mesin motor korban. Usaha mereka gagal. Motor Honda CBR itu lantas ditinggalkan begitu saja di jalan. Sebab, saat itu, melintas sebuah truk dan pikap di tempat kejadian.

Korban ditolong warga sekitar. Dia diberi air bersih untuk membersihkan wajah dan kepalanya yang disiram air lombok. Hingga kemarin, polisi masih menelusuri jejak pelaku.

TUTUR,  Radar BromoPolisi masih mencari begal yang gagal beraksi di tepi jalan hutan pinus Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur. Dua pelaku itu memang tidak berhasil merampas sepeda motor Honda CBR milik Lukman Hakim. Namun, wajah pemuda 18 tahun itu disiram air lombok.

Pencarian begal itu dilakukan Unit Reskrim Polsek Nongkojajar. Menurut Kanitreskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian Purnomo, identitas dua pelaku itu masih didalami. Mereka diduga merupakan pemain lama yang sudah sering beraksi.

Selasa siang (15/3), sekitar pukul 13.00, mereka mencegat Lukman Hakim di tepi jalan raya, kawasan huta pinus Dusun Tuyowono, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur. Warga Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, itu diikuti dari belakang. Pelaku berboncengan motor Honda Vario. Tanpa pelat nomor.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), salah seorang pelaku turun. Mereka meminta paksa motor Lukman. Tentu saja korban menolak. Dia melawan. Sehingga sempat terjadi perkelahian.

Pelaku lantas mengeluarkan celurit untuk mengancam korban. Bahkan, dia juga menyiram wajah Lukman dengan cairan yang ternyata campuran air dan cabai atau lombok ke muka korban. Wajah korban panas dan pedas. Lukman lantas cepat-cepat mencabut kunci motor dan melemparkannya ke semak-semak. Dia kabur.

Meski begitu, kedua pelaku tetap berusaha merusak kunci untuk menyalakan mesin motor korban. Usaha mereka gagal. Motor Honda CBR itu lantas ditinggalkan begitu saja di jalan. Sebab, saat itu, melintas sebuah truk dan pikap di tempat kejadian.

Korban ditolong warga sekitar. Dia diberi air bersih untuk membersihkan wajah dan kepalanya yang disiram air lombok. Hingga kemarin, polisi masih menelusuri jejak pelaku.

MOST READ

BERITA TERBARU

/