alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Rusak Parah, Jalan Orobulu-Kalisat Rembang Dikeluhkan

REMBANG, Radar Bromo-Kerusakan jalan Orobulu-Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, membuat warga tak nyaman. Pasalnya, imbas kerusakan jalan tersebut, membuat pengendara rentan mengalami kecelakaan.

Sudah bertahun-tahun kondisi jalan setempat rusak. Namun, hingga kini tak kunjung ada pembenahan. Keluhan itu seperti yang diungkapkan Ismail, warga Orobulu, Kecamatan Rembang. Menurutnya, kerusakan jalan setempat sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

Aspal jalan mengelupas, sehingga membahayakan pengendara. “Khususnya pengendara roda dua yang melintas saat petang atau malam hari. Rusaknya jalan setempat, membahayakan pengendara karena berisiko terjadinya kecelakaan,” ungkap dia.

Karena itulah, ia berharap agar instansi terkait bersikap. Yakni dengan pembenahan jalan, supaya jalur setempat nyaman dilalui. “Kami berharap agar pembenahan jalan setempat bisa dilakukan,” sambungnya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Zaini menegaskan, kerusakan jalan setempat memang berbahaya bagi pengendara. Apalagi, penerangan jalan setempat juga minim ketika malam hari.

“Harus ada pembenahan agar pengendara bisa aman dan nyaman,” ulasnya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar mengaku, pembenahan jalan setempat bakal diupayakan bisa terealisasi tahun depan.

Pasalnya, anggaran untuk pembenahan tahun ini belum tersedia. “Tahun 2020 akan diupayakan untuk dibenahi,” sampainya. (one/mie)

 

 

REMBANG, Radar Bromo-Kerusakan jalan Orobulu-Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, membuat warga tak nyaman. Pasalnya, imbas kerusakan jalan tersebut, membuat pengendara rentan mengalami kecelakaan.

Sudah bertahun-tahun kondisi jalan setempat rusak. Namun, hingga kini tak kunjung ada pembenahan. Keluhan itu seperti yang diungkapkan Ismail, warga Orobulu, Kecamatan Rembang. Menurutnya, kerusakan jalan setempat sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

Aspal jalan mengelupas, sehingga membahayakan pengendara. “Khususnya pengendara roda dua yang melintas saat petang atau malam hari. Rusaknya jalan setempat, membahayakan pengendara karena berisiko terjadinya kecelakaan,” ungkap dia.

Karena itulah, ia berharap agar instansi terkait bersikap. Yakni dengan pembenahan jalan, supaya jalur setempat nyaman dilalui. “Kami berharap agar pembenahan jalan setempat bisa dilakukan,” sambungnya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Zaini menegaskan, kerusakan jalan setempat memang berbahaya bagi pengendara. Apalagi, penerangan jalan setempat juga minim ketika malam hari.

“Harus ada pembenahan agar pengendara bisa aman dan nyaman,” ulasnya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar mengaku, pembenahan jalan setempat bakal diupayakan bisa terealisasi tahun depan.

Pasalnya, anggaran untuk pembenahan tahun ini belum tersedia. “Tahun 2020 akan diupayakan untuk dibenahi,” sampainya. (one/mie)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/