alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Gununggeni Paling Terdampak Musim Kemarau di Kab Probolinggo

BANYUANYAR, Radar Bromo – Memasuki musim kemarau tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo masih bisa bernapas lega. Sebab, tidak terlalu banyak wilayah yang meminta kiriman air bersih. Sejauh ini, tercatat hanya ada dua desa.

Anggota Pusat Pengendalian Operasi-Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana mengatakan, ada dua wilayah yang telah mendapatkan kiriman air bersih. Yakni, wilayah Kecamatan Gading dan Kecamatan Banyuanyar. “Wilayah yang kami dropping mengalami krisis air bersih karena sumber air di musim kemarau berkurang. Dan belum ada infrastruktur yang optimal,” ujarnya.

Menurutnya, dalam tiga bulan terakhir, Desa Jurangjero, Kecamatan Gading, telah dua kali dikirimi air bersih. Bulan kemarin, dampak kemarau meluas ke Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar. Sehingga, pada Agustus lalu tiga kali di-dropping air bersih. Hingga minggu kedua September, BPBD empat kali mengirim air bersih ke Desa Gununggeni.

“Total sudah 9 kali pengiriman air bersih. Setiap pelaksanaan kegiatan sebanyak 11 ribu liter air disalurkan. Artinya, sudah 99 ribu liter air bersih yang sudah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan akibat kemarau,” jelasnya.

Kata Silvi, wilayah yang terdampak kemarau terparah adalah Desa Gununggeni. Sehingga, pengiriman air bersih akan terus dilakukan secara rutin sampai kebutuhan airnya terpenuhi.

Meski masih dua wilayah yang terdampak kekeringan, Silvi mnegaku terus mewaspadai wilayah yang juga berpotensi mengalami kekeringan. Khususnya, wilayah yang tahun lalu pernah mengirimkan surat permohonan pengiriman air bersih ke BPBD.

“Untuk Desa Gununggeni, kami berencana mengirimkan air setiap tiga hari sekali. Namun, itu disesuaikan permohonan dari desa. Ada wilayah yang juga berpotensi kekeringan, namun saat ini masih belum ada permintaan pengiriman air,” ujarnya. (ar/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Donor Darah, Bold Riders-Super Soccer Pasuruan Tanam Pohon

Tanaman kayu putih dipilih karena ini adalah tanaman obat.

Jualan Buah di Jl Juanda, Putri Polisi Dijambret, Ini Modusnya  

Korban melaporkan pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario merah.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Kaliputih Sumbersuko Gempol Kembali Tercemar Busa Berlimpah

Kondisi sungai tercemar busa itu bukan kali ini terjadi. Pada pertengahan Agustus lalu, kondisi serupa juga pernah terjadi.

Komunitas Difabel Antusias Ikuti Donor Darah Bold Riders Probolinggo

Dalam aksi sosial ini, Difabel Motorcycle Indonesia (DMI) Probolinggo turut serta menjadi pendonor.