alexametrics
27.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Jumlah Koperasi Nelayan di Kota Probolinggo Tak Ideal

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah nelayan di Kota Probolinggo cukup banyak, lebih dari 2.000 orang. Namun, jumlah koperasi nelayan di kota ini tidak ideal. Sejauh ini hanya ada 2 koperasi nelayan yang masih berdiri.

“Saat ini koperasi nelayan di Kota Probolinggo masih sedikit. Hanya ada 1-2 koperasi. Jumlah ini tidak ideal karena jumlah nelayan kota cukup besar lebih dari 2.000 nelayan,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo Sudiman.

Menurutnya, idealnya di setiap kelurahan yang memiliki warga bekerja sebagai nelayan, mempunyai koperasi nelayan. Namun, ini sulit dilakukan karena terkendala dengan sumber daya manusia (SDM). Mengingat, profesi nelayan juga menuntut waktu kerja yang panjang.

“Paling tidak ada 10 koperasi nelayan di Kota Probolinggo ini. Bisa saja mengembangkan koperasi nelayan dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang ada. Tapi, harus disertai dengan SDM yang baik untuk mengembangkan koperasi nelayan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh menaruh harapan untuk semakin berkembangnya koperasi nelayan. “Ada juga kegiatan penumbuhan koperasi nelayan. Harapannya, dari KUB bisa jadi koperasi nelayan,” ujarnya dalam Pembukaan Petik Laut Nelayan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Minggu (15/9). (put/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah nelayan di Kota Probolinggo cukup banyak, lebih dari 2.000 orang. Namun, jumlah koperasi nelayan di kota ini tidak ideal. Sejauh ini hanya ada 2 koperasi nelayan yang masih berdiri.

“Saat ini koperasi nelayan di Kota Probolinggo masih sedikit. Hanya ada 1-2 koperasi. Jumlah ini tidak ideal karena jumlah nelayan kota cukup besar lebih dari 2.000 nelayan,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo Sudiman.

Menurutnya, idealnya di setiap kelurahan yang memiliki warga bekerja sebagai nelayan, mempunyai koperasi nelayan. Namun, ini sulit dilakukan karena terkendala dengan sumber daya manusia (SDM). Mengingat, profesi nelayan juga menuntut waktu kerja yang panjang.

“Paling tidak ada 10 koperasi nelayan di Kota Probolinggo ini. Bisa saja mengembangkan koperasi nelayan dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang ada. Tapi, harus disertai dengan SDM yang baik untuk mengembangkan koperasi nelayan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh menaruh harapan untuk semakin berkembangnya koperasi nelayan. “Ada juga kegiatan penumbuhan koperasi nelayan. Harapannya, dari KUB bisa jadi koperasi nelayan,” ujarnya dalam Pembukaan Petik Laut Nelayan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Minggu (15/9). (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/