alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

PPDB 2019, Sekolah di Kota Probolinggo Wajib Umumkan Pagu

MAYANGAN-Semua sekolah di Kota Probolinggo wajib mengumumkan pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Upaya ini dilakukan sebagai langkah keterbukaan dalam penerimaan siswa baru.

“Sekolah sudah kami instruksikan untuk menyampaikan kepada masyarakat, pagu siswa di masing-masing sekolah,” ujar Budi Wahyu Rianto, kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikpora Kota Probolinggo.

Menurutnya, sekolah bisa menyampaikan pagu serta persyaratan penerimaan siswa melalui banner sekolah. Termasuk jadwal pelaksanaan pendaftaran yang dilakukan mulai bulan Juli 2019. Baik untuk TK, SD, dan SMP.

Bentuk keterbukaan ini menurutnya, juga sudah dilakukan Disdikpora dalam penyusunan Juknis PPDB. Yaitu, melalui Perwali Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru pada satuan pendidikan, TK, SD, dan SMP.

“Dalam Perwali tersebut sudah jelas jumlah pagu siswa SD dan SMP,” tambahnya.

Termasuk pagu siswa untuk anak berkebutuhan khusus (ABK), jalur prestasi, dan siswa Kabupaten Probolinggo yang bersekolah di Kota Probolinggo. Untuk jalur prestasi misalnya, kuotanya 7 persen dari pagu. Lalu, kuota siswa dari Kabupaten Probolinggo kuotanya 10 persen.

“Untuk ABK jenjang SD paling banyak 5 persen dari pagu, dan SMPN 3 persen. Dengan informasi ini, maka wali murid bisa memperkirakan jumlah pagu untuk jalur reguler itu seberapa banyak,” jelasnya. (put/hn)

 

MAYANGAN-Semua sekolah di Kota Probolinggo wajib mengumumkan pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Upaya ini dilakukan sebagai langkah keterbukaan dalam penerimaan siswa baru.

“Sekolah sudah kami instruksikan untuk menyampaikan kepada masyarakat, pagu siswa di masing-masing sekolah,” ujar Budi Wahyu Rianto, kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikpora Kota Probolinggo.

Menurutnya, sekolah bisa menyampaikan pagu serta persyaratan penerimaan siswa melalui banner sekolah. Termasuk jadwal pelaksanaan pendaftaran yang dilakukan mulai bulan Juli 2019. Baik untuk TK, SD, dan SMP.

Bentuk keterbukaan ini menurutnya, juga sudah dilakukan Disdikpora dalam penyusunan Juknis PPDB. Yaitu, melalui Perwali Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru pada satuan pendidikan, TK, SD, dan SMP.

“Dalam Perwali tersebut sudah jelas jumlah pagu siswa SD dan SMP,” tambahnya.

Termasuk pagu siswa untuk anak berkebutuhan khusus (ABK), jalur prestasi, dan siswa Kabupaten Probolinggo yang bersekolah di Kota Probolinggo. Untuk jalur prestasi misalnya, kuotanya 7 persen dari pagu. Lalu, kuota siswa dari Kabupaten Probolinggo kuotanya 10 persen.

“Untuk ABK jenjang SD paling banyak 5 persen dari pagu, dan SMPN 3 persen. Dengan informasi ini, maka wali murid bisa memperkirakan jumlah pagu untuk jalur reguler itu seberapa banyak,” jelasnya. (put/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/