alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Seleksi Sekda Kota Probolinggo, Ini Usulan DPRD  

KANIGARAN, Radar Bromo-Persiapan seleksi sekretaris daerah (sekda) Kota Probolinggo, mendapat perhatian serius dari DPRD. Apalagi, baru tiga tahun lalu Pemkot memilih pegawainya sebagai sekda. Karenanya, Komisi I DPRD Kota Probolinggo menyarankan ujian dalam seleksi sekda harus lebih detail.

Di antaranya, dalam prosesnya perlu dilajukan uji psikologi, komunikasi, dan kebijakan publik. Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Abdul Azis mengatakan, Wali Kota merupakan jabatan politik. Sedangkan, peran sekda menjembatani komunikasi antara wali kota dengan ASN.

“Posisi sekda sangat penting dalam pemerintahan. Sebagai politik birokrasi yang menjembatani antara Wali Kota dengan ASN (Aparatur Sipil Negara). Sekda harus siap secara psikologis untuk memimpin ASN, mampu membangun komunikasi yang baik, serta memahami persoalan kebijakan publik,” ujarnya.

Melihat pentingnya jabatan sekda, maka proses seleksinya harus dipastikan lebih baik. Tidak hanya melibatkan pihak perguruan tinggi sebagai panitia seleksi (pansel). Namun, menurut Aziz, juga perlu melibatkan orang-orang yang memiliki kompetensi dalam bidang psikologi, komunikasi, dan kebijakan publik. “Itu, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan calon sekda dalam hal psikologinya, kemampuan komunikasi, serta dalam hal kebijakan publik,” ujarnya.

Azis juga memberikan masukan perlunya memperhatikan track record calon sekda saat mendaftar. Menurutnya, jangan sampai yang terpilih merupakan sosok yang pernah melanggar aturan.

Disinggung mengenai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai memiliki kemampuan sebagai sekda, Aziz enggan berkomentar. Menurutnya, sebagai kepala OPD masih belum bisa menunjukkan secara khusus kemampuan sebagai sekda. “Karena sebagai kepala OPD hanya menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengemmbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Gubernur Jawa Timur terkait proses seleksi sekda. “Prosesnya masih di Gubernur untuk pengajuan panitia seleksi sekda,” ujarnya. (put/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo-Persiapan seleksi sekretaris daerah (sekda) Kota Probolinggo, mendapat perhatian serius dari DPRD. Apalagi, baru tiga tahun lalu Pemkot memilih pegawainya sebagai sekda. Karenanya, Komisi I DPRD Kota Probolinggo menyarankan ujian dalam seleksi sekda harus lebih detail.

Di antaranya, dalam prosesnya perlu dilajukan uji psikologi, komunikasi, dan kebijakan publik. Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Abdul Azis mengatakan, Wali Kota merupakan jabatan politik. Sedangkan, peran sekda menjembatani komunikasi antara wali kota dengan ASN.

“Posisi sekda sangat penting dalam pemerintahan. Sebagai politik birokrasi yang menjembatani antara Wali Kota dengan ASN (Aparatur Sipil Negara). Sekda harus siap secara psikologis untuk memimpin ASN, mampu membangun komunikasi yang baik, serta memahami persoalan kebijakan publik,” ujarnya.

Melihat pentingnya jabatan sekda, maka proses seleksinya harus dipastikan lebih baik. Tidak hanya melibatkan pihak perguruan tinggi sebagai panitia seleksi (pansel). Namun, menurut Aziz, juga perlu melibatkan orang-orang yang memiliki kompetensi dalam bidang psikologi, komunikasi, dan kebijakan publik. “Itu, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan calon sekda dalam hal psikologinya, kemampuan komunikasi, serta dalam hal kebijakan publik,” ujarnya.

Azis juga memberikan masukan perlunya memperhatikan track record calon sekda saat mendaftar. Menurutnya, jangan sampai yang terpilih merupakan sosok yang pernah melanggar aturan.

Disinggung mengenai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai memiliki kemampuan sebagai sekda, Aziz enggan berkomentar. Menurutnya, sebagai kepala OPD masih belum bisa menunjukkan secara khusus kemampuan sebagai sekda. “Karena sebagai kepala OPD hanya menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengemmbangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Gubernur Jawa Timur terkait proses seleksi sekda. “Prosesnya masih di Gubernur untuk pengajuan panitia seleksi sekda,” ujarnya. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/