alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Staf Ahli Tak Masuk Lelang Jabatan di Pemkab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Sampai pertengahan Oktober ini, Pemkab Pasuruan masih belum bisa melakukan lelang jabatan. Ini lantaran surat resmi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) tak kunjung turun. Meski begitu, dipastikan kursi Staf Ahli tidak masuk dalam lelang jabatan yang diajukan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan sekaligus ketua Baperjakat, Agus Sutiadji. Menurutnya, saat ini pemkab setempat telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur.

Sehingga, saat ini pemkab tinggal menunggu SK resmi dari KASN untuk melakukan lelang jabatan. “Jadi sekarang tinggal menunggu SK dari pusat. Karena belum turun kita masih belum bisa melakukan pengumuman lelang,” terang Agus.

Namun dikatakan harapannya bisa segera turun secepatnya. Sehingga segera dilakukan pengumuman lelang dan akhir tahun nanti bisa melantik pejabat baru untuk mengisi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih dijabat Plt.

Dari yang diusulkan, Sekda memastikan hanya 8 jabatan yang akan dilelang. Untuk Kepala Inspektorat yang saat ini kosong dan juga 2 staf ahli yang juga kosong dipastikan tidak akan masuk dalam lelang jabatan mendatang.

“Selain inspektorat yang memang baru purna tugas September kemarin, 2 staf ahli yang kosong juga tidak ikut lelang. Ini lantaran ada pertimbangan termasuk melihat kemampuan anggaran dan segala macam. Sehingga, nantinya hanya 8 jabatan yang dilelang,” terangnya. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Sampai pertengahan Oktober ini, Pemkab Pasuruan masih belum bisa melakukan lelang jabatan. Ini lantaran surat resmi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) tak kunjung turun. Meski begitu, dipastikan kursi Staf Ahli tidak masuk dalam lelang jabatan yang diajukan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan sekaligus ketua Baperjakat, Agus Sutiadji. Menurutnya, saat ini pemkab setempat telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur.

Sehingga, saat ini pemkab tinggal menunggu SK resmi dari KASN untuk melakukan lelang jabatan. “Jadi sekarang tinggal menunggu SK dari pusat. Karena belum turun kita masih belum bisa melakukan pengumuman lelang,” terang Agus.

Namun dikatakan harapannya bisa segera turun secepatnya. Sehingga segera dilakukan pengumuman lelang dan akhir tahun nanti bisa melantik pejabat baru untuk mengisi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih dijabat Plt.

Dari yang diusulkan, Sekda memastikan hanya 8 jabatan yang akan dilelang. Untuk Kepala Inspektorat yang saat ini kosong dan juga 2 staf ahli yang juga kosong dipastikan tidak akan masuk dalam lelang jabatan mendatang.

“Selain inspektorat yang memang baru purna tugas September kemarin, 2 staf ahli yang kosong juga tidak ikut lelang. Ini lantaran ada pertimbangan termasuk melihat kemampuan anggaran dan segala macam. Sehingga, nantinya hanya 8 jabatan yang dilelang,” terangnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/