alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Gelar Pasar Murah, Pemkab Probolinggo Gandeng BI

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo tahun ini dipastikan akan kembali menggelar pasar murah. Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasar murah tahun ini, Pemkab akan menggandeng Bank Indonesia (BI). Itu, untuk mempermudah masyarakat yang butuh menukar uang.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan, setiap ada pasar murah yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), nantinya ada mobil BI. Itulah yang nantinya sebagai jasa penukaran uang. Sehingga, sambil berbelanja masyarakat bisa menukar uang.

“Ini bentuk keprihatinan kami terhadap masyarakat. Yang mana di momen puasa sebelumnya mereka selalu kesulitan menukarkan uang di bank. Meski ada, tapi kan dibatasi,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya tergerak untuk berkomunikasi dengan BI. Sehingga, terdapat persetujuan untuk melakukan kegiatan tukar uang di pasar murah. “Semoga masyarakat bisa terfasilitasi dengan adanya jasa penukaran uang ini. Sehingga, mereka tidak kesulitan lagi untuk menukarkan uang baru untuk persediaan Lebaran,” ujarnya.

Mantan kepala Dinas Perpustakaan dam Arsip Kabupaten Probolinggo ini mengatakan, dibanding dengan bank lain, penukaran di pasar murah terbilang lebih banyak. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk tidak kebagian. “Lebih banyak ini. Masyarakat tidak usah khawatir,” ujarnya.

Pasar murah akan dimulai pada 20 hingga 28 Mei. Dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Maron, Kecamatan Krucil, Kecamatan Paiton, Kecamatan Besuk, Kecamatan Pakuniran, dan terakhir di Kecamatan Pajarakan. (sid/rud)

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo tahun ini dipastikan akan kembali menggelar pasar murah. Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasar murah tahun ini, Pemkab akan menggandeng Bank Indonesia (BI). Itu, untuk mempermudah masyarakat yang butuh menukar uang.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan, setiap ada pasar murah yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), nantinya ada mobil BI. Itulah yang nantinya sebagai jasa penukaran uang. Sehingga, sambil berbelanja masyarakat bisa menukar uang.

“Ini bentuk keprihatinan kami terhadap masyarakat. Yang mana di momen puasa sebelumnya mereka selalu kesulitan menukarkan uang di bank. Meski ada, tapi kan dibatasi,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya tergerak untuk berkomunikasi dengan BI. Sehingga, terdapat persetujuan untuk melakukan kegiatan tukar uang di pasar murah. “Semoga masyarakat bisa terfasilitasi dengan adanya jasa penukaran uang ini. Sehingga, mereka tidak kesulitan lagi untuk menukarkan uang baru untuk persediaan Lebaran,” ujarnya.

Mantan kepala Dinas Perpustakaan dam Arsip Kabupaten Probolinggo ini mengatakan, dibanding dengan bank lain, penukaran di pasar murah terbilang lebih banyak. Masyarakat tidak perlu khawatir untuk tidak kebagian. “Lebih banyak ini. Masyarakat tidak usah khawatir,” ujarnya.

Pasar murah akan dimulai pada 20 hingga 28 Mei. Dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Maron, Kecamatan Krucil, Kecamatan Paiton, Kecamatan Besuk, Kecamatan Pakuniran, dan terakhir di Kecamatan Pajarakan. (sid/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/