alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tips Merawat Kamera Agar Tetap Awet

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

SUDAH jadi hal umum jika kamera itu termasuk barang mahal. Apalagi kameranya tergolong jenis kamera profesional. Harganya bisa mencapai belasan bahkan puluhan juta rupiah. Jadi sayang bila barang tersebut tidak dirawat dengan baik. Pastinya akan cepat rusak bukan?

Nah, kali ini saya akan membagikan beberapa tips tentang bagaimana caranya agar kamera Anda tetap awet dan tidak cepat rusak. Tentu dalam hal ini pembahasannya nggak jauh-jauh di seputaran perawatan. Yakni tentang perawatan rutin, cara menjaga kamera agar tetap bersih, tidak kotor dari debu maupun kemasukan air. Ini sangat penting untuk diketahui supaya kamera yang Anda miliki bisa bertahan lama pemakaiannya. Sekadar mengingatkan, jika kamera sudah rusak biaya servisnya mahal lho. Daripada buang-buang uang, alangkah baiknya Anda lebih perhatian untuk melakukan perawatan. Berikut beberapa tips cara merawat kamera dengan baik dan benar:

 

  1. Jauhkan kamera dari air dan debu

Kamera digital sangat sensitif terhadap air. Air mudah sekali masuk ke celah-celah dan merusak komponen di dalamnya. Jaga kamera Anda tidak basah. Terutama ketika memotret saat hujan atau saat hunting berada dekat dengan air terjun. Juga memotret di lokasi yang dingin dan lembab air. Tanpa disadari air bisa masuk dan menyebabkan lensa maupun bodi kamera menjadi berembun.

Selain air, debu juga berbahaya buat kamera. Butiran pasir dalam debu bisa masuk ke celah-celah lensa. Lensa yang sudah kemasukan debu akan menyebabkan lensa tidak bekerja optimal bahkan mengakibatkan kerusakan.

 

  1. Gunakan tas khusus kamera

Agar lebih aman dari goncangan dan benturan, selalu gunakanlah tas yang khusus untuk kamera. Tas kamera memiliki ruang yang lebih presisi dan disertai dengan bantalan yang empuk. Umumnya bersekat-sekat sebagai tempat penyimpanan khusus, seperti body kamera, lensa, filter maupun charger.

 

  1. Bersihkan body kamera secara teratur

Gunakan kain yang halus untuk membersihkan body kamera. Lebih baikan lagi jika membersihkannya dengan pembersih khusus (cleaning kit plus). Ingat, Anda harus ekstra hati-hati jika membersihkan bagian cermin dalam body. Jangan gunakan kain sembarangan. Karena bagian ini sangat sensitif dan mudah tergores. Gunakan tissue khusus lensa.

 

  1. Bersihkan lensa secara teratur

Sama seperti membersihkan body kamera. Lensa juga sebaiknya dibersihkan secara teratur. Terutama usai digunakan. Untuk membersihkan lensa ini Anda sebaiknya menggunakan kain/tissue dan cairan khusus pembersih lensa. Jangan sekali-kali membersihkan lensa dengan kain sembarangan. Karena bisa membuat lensa tergores dan manjadi rusak. Caranya cukup mudah, semprotkan cairan tersebut pada kain pembersih dulu, lalu baru usapkan pada lensa Anda. Ingat jangan menyemprotkan cairan apapun secara langsung ke lensa ya. Pastikan saat membersihkan lensa terseting kondisi manual fokus (MF).

Oh iya, agar lensa Anda awet dan tak mudah rusak, selalu gunakanlah penutup lensa (lens cap) ketika lensa tidak digunakan. Biasakan lebih dulu mematikan kamera saat Anda melepas-memasang lensa.

 

  1. Gunakan filter lensa

Filter dalam hal ini adalah filter UV. Selain menjaga lensa dari pengaruh buruk sinar matahari, filter UV ini juga berfungsi untuk melindungi lensa dari debu maupun kotoran yang menempel. Selain itu penggunaan filter UV pada lensa tidak akan mengurangi kualitas foto yang dihasilkan.

 

  1. Gunakan lens hood pada lensa

Selain filter lensa, lens hood juga sangat penting kegunaannya. Apalagi ketika memotret di siang terik dalam ruang terbuka. Lens hood dapat berfungsi untuk mencegah masuknya cahaya yang berlebihan menuju sensor kamera. Cahaya berlebihan yang masuk ke sensor terus menerus akan mengakibatkan kepekaan sensor pada kamera Anda menjadi berkurang. Selain itu juga, bagian dalam lens hood dilapisi kain yang bertujuan untuk menyaring debu-debu yang akan masuk ke kaca lensa.

 

  1. Gunakan Shoulder strap

Shoulder strap atau tali kamera memang tampak sepele. Tapi ini sangat penting manfaatnya. Apalagi bagi Anda yang mobile dan aktif bergerak saat melakukan pemotretan. Tali ini berfungsi menjaga kamera agar tidak mudah jatuh atau terlepas dari genggaman tangan.

 

  1. Perhatikan baterai kamera

Jika kamera tidak terpakai, sebaiknya simpan kamera dengan cara melepas baterainya. Dan sebaiknya Anda terlebih dulu isi daya baterai kamera sebelum menyimpannya dalam waktu yang lama. Hindari menyimpan baterai dalam suhu ekstrem. Baik suhu terlalu panas maupun dingin. Segeralah mengganti baterai yang drop, karena ini dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen digital dalam bodi kamera.

 

  1. Pilih memory card yang baik

Memory card adalah hal penting dalam fotografi. Sebaiknya Anda menggunakan memory card yang baik dan teruji kualitasnya. Jangan menaruh memory card dekat sumber magnet. Pastikan saat melepas atau memasang memory card kamera dalam kondisi mati (off).

 

  1. Gunakan Dry Box untuk menyimpan kamera

Cara yang benar untuk menyimpan kamera adalah menggunakan kotak penyimpanan atau dry box. Dry box ini bisa menjaga kamera tetap kering dan tidak lembab serta tidak jamuran. Selain itu juga dry box juga melindungi kamera dari perubahan suhu yang tergolong ekstrem. (*)

Mobile_AP_Rectangle 1

SUDAH jadi hal umum jika kamera itu termasuk barang mahal. Apalagi kameranya tergolong jenis kamera profesional. Harganya bisa mencapai belasan bahkan puluhan juta rupiah. Jadi sayang bila barang tersebut tidak dirawat dengan baik. Pastinya akan cepat rusak bukan?

Nah, kali ini saya akan membagikan beberapa tips tentang bagaimana caranya agar kamera Anda tetap awet dan tidak cepat rusak. Tentu dalam hal ini pembahasannya nggak jauh-jauh di seputaran perawatan. Yakni tentang perawatan rutin, cara menjaga kamera agar tetap bersih, tidak kotor dari debu maupun kemasukan air. Ini sangat penting untuk diketahui supaya kamera yang Anda miliki bisa bertahan lama pemakaiannya. Sekadar mengingatkan, jika kamera sudah rusak biaya servisnya mahal lho. Daripada buang-buang uang, alangkah baiknya Anda lebih perhatian untuk melakukan perawatan. Berikut beberapa tips cara merawat kamera dengan baik dan benar:

 

  1. Jauhkan kamera dari air dan debu
Mobile_AP_Half Page

Kamera digital sangat sensitif terhadap air. Air mudah sekali masuk ke celah-celah dan merusak komponen di dalamnya. Jaga kamera Anda tidak basah. Terutama ketika memotret saat hujan atau saat hunting berada dekat dengan air terjun. Juga memotret di lokasi yang dingin dan lembab air. Tanpa disadari air bisa masuk dan menyebabkan lensa maupun bodi kamera menjadi berembun.

Selain air, debu juga berbahaya buat kamera. Butiran pasir dalam debu bisa masuk ke celah-celah lensa. Lensa yang sudah kemasukan debu akan menyebabkan lensa tidak bekerja optimal bahkan mengakibatkan kerusakan.

 

  1. Gunakan tas khusus kamera

Agar lebih aman dari goncangan dan benturan, selalu gunakanlah tas yang khusus untuk kamera. Tas kamera memiliki ruang yang lebih presisi dan disertai dengan bantalan yang empuk. Umumnya bersekat-sekat sebagai tempat penyimpanan khusus, seperti body kamera, lensa, filter maupun charger.

 

  1. Bersihkan body kamera secara teratur

Gunakan kain yang halus untuk membersihkan body kamera. Lebih baikan lagi jika membersihkannya dengan pembersih khusus (cleaning kit plus). Ingat, Anda harus ekstra hati-hati jika membersihkan bagian cermin dalam body. Jangan gunakan kain sembarangan. Karena bagian ini sangat sensitif dan mudah tergores. Gunakan tissue khusus lensa.

 

  1. Bersihkan lensa secara teratur

Sama seperti membersihkan body kamera. Lensa juga sebaiknya dibersihkan secara teratur. Terutama usai digunakan. Untuk membersihkan lensa ini Anda sebaiknya menggunakan kain/tissue dan cairan khusus pembersih lensa. Jangan sekali-kali membersihkan lensa dengan kain sembarangan. Karena bisa membuat lensa tergores dan manjadi rusak. Caranya cukup mudah, semprotkan cairan tersebut pada kain pembersih dulu, lalu baru usapkan pada lensa Anda. Ingat jangan menyemprotkan cairan apapun secara langsung ke lensa ya. Pastikan saat membersihkan lensa terseting kondisi manual fokus (MF).

Oh iya, agar lensa Anda awet dan tak mudah rusak, selalu gunakanlah penutup lensa (lens cap) ketika lensa tidak digunakan. Biasakan lebih dulu mematikan kamera saat Anda melepas-memasang lensa.

 

  1. Gunakan filter lensa

Filter dalam hal ini adalah filter UV. Selain menjaga lensa dari pengaruh buruk sinar matahari, filter UV ini juga berfungsi untuk melindungi lensa dari debu maupun kotoran yang menempel. Selain itu penggunaan filter UV pada lensa tidak akan mengurangi kualitas foto yang dihasilkan.

 

  1. Gunakan lens hood pada lensa

Selain filter lensa, lens hood juga sangat penting kegunaannya. Apalagi ketika memotret di siang terik dalam ruang terbuka. Lens hood dapat berfungsi untuk mencegah masuknya cahaya yang berlebihan menuju sensor kamera. Cahaya berlebihan yang masuk ke sensor terus menerus akan mengakibatkan kepekaan sensor pada kamera Anda menjadi berkurang. Selain itu juga, bagian dalam lens hood dilapisi kain yang bertujuan untuk menyaring debu-debu yang akan masuk ke kaca lensa.

 

  1. Gunakan Shoulder strap

Shoulder strap atau tali kamera memang tampak sepele. Tapi ini sangat penting manfaatnya. Apalagi bagi Anda yang mobile dan aktif bergerak saat melakukan pemotretan. Tali ini berfungsi menjaga kamera agar tidak mudah jatuh atau terlepas dari genggaman tangan.

 

  1. Perhatikan baterai kamera

Jika kamera tidak terpakai, sebaiknya simpan kamera dengan cara melepas baterainya. Dan sebaiknya Anda terlebih dulu isi daya baterai kamera sebelum menyimpannya dalam waktu yang lama. Hindari menyimpan baterai dalam suhu ekstrem. Baik suhu terlalu panas maupun dingin. Segeralah mengganti baterai yang drop, karena ini dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen digital dalam bodi kamera.

 

  1. Pilih memory card yang baik

Memory card adalah hal penting dalam fotografi. Sebaiknya Anda menggunakan memory card yang baik dan teruji kualitasnya. Jangan menaruh memory card dekat sumber magnet. Pastikan saat melepas atau memasang memory card kamera dalam kondisi mati (off).

 

  1. Gunakan Dry Box untuk menyimpan kamera

Cara yang benar untuk menyimpan kamera adalah menggunakan kotak penyimpanan atau dry box. Dry box ini bisa menjaga kamera tetap kering dan tidak lembab serta tidak jamuran. Selain itu juga dry box juga melindungi kamera dari perubahan suhu yang tergolong ekstrem. (*)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2