Pasar Murah di Kab Pasuruan Bakal Digelar di Lima Titik Ini

TUNGGU PEMBELI: Sejumlah pedagang daging ayam di Pasar Tutur, Kabupaten Pasuruan, menunggu pembeli beberapa waktu lalu. Selama Ramadan, Disperindag akan menggelar pasar murah di lima titik. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Memasuki Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, berisiko besar terhadap kenaikan harga bahan pokok. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. Demi mendorong daya beli masyarakat, Pemkab Pasuruan menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya dengan kegiatan pasar murah.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, tingginya kebutuhan menjelang Lebaran menjadi salah satu penyebab kenaikan harga bahan pokok. Hal itu sering tidak diikuti dengan daya beli masyarakat. “Karena tidak semua warga daya belinya meningkat. Padahal, kebutuhan saat memasuki Ramadan dan menjelang Lebaran naik,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya akan berusaha mendorong daya beli warga. Salah satunya dengan menggelar pasar murah. Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama enam hari di lima titik berbeda. Mulai dari Kecamatan Gempol, Prigen, Purwodadi, Wonorejo, serta di Kecamatan Rejoso. “Pelaksanaannya akan dilangsungkan mulai tanggal 14 sampai 23 Mei,” ujarnya.

Gatot mengatakan, pasar murah ini diproyeksikan bukan hanya menyediakan barang-barang pokok dengan harga murah. Tapi, juga menjamin ketersediaan sembako. Sehingga, masyarakat tidak sampai kesulitan untuk mendapatkan kebutuhannya dengan harga yang terjangkau. (one/rud)