alexametrics
31.7 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Pemutihan Pajak Akan Berakhir, Pemohon di Samsat Kraksaan Membeludak

KRAKSAAN – Ratusan warga memadati kantor Samsat Kraksaan dua hari ini. Mereka memanfaatkan waktu menjelang berakhirnya program layanan pemutihan denda pajak dan bea balik nama (BBN), Sabtu (15/12).

Pantauan radarbromo.co.id, membeludaknya pemohon pembayaran pajak maupun STNK kendaraan bermotor tampak mulai di pintu gerbang kantor Samsat. Kendaraan bermotor parkir memenuhi halaman kantor Samsat. Baik itu kendaraan roda dua, roda empat, ataupun truk.

Pelayanan di Samsat Kraksaan sendiri ada di beberapa titik. Mulai pelayanan di halaman paling depan untuk pembayaran pajak atau perpanjang pajak kendaraan bermotor. Kemudian, di gedung utama kantor Samsat, untuk pengurusan pembayaran pajak dan STNK alias ganti pelat nomor 5 tahunan. Sedangkan, di halaman belakang, tempat proses cek fisik.

Nuril Ita, 35, salah satu pemohon pembayaran pajak dan STNK mengaku, dirinya sengaja libur kerja untuk mengurus pajak STNK motor. Kebetulan, pajak sepeda motornya telat dua tahun dan saat ini sudah waktunya bayar STNK atau ganti pelat nomor.

”Karena memang banyak yang ngurus, jadi antre juga tadi. Tapi, tidak terlalu lama. Saya datang, langsung urus cek fisik dan langsung diarahkan ke loket,” kata pemohon asal Kota Probolinggo itu.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi saat dikonfirmasi membenarkan membeludaknya pemohon ke kantor Samsat. Namun, kondisi ini terjadi hampir sama dengan hari-hari sebelumnya, selama ada program pemutihan. Hanya saja, hari Selasa (11/12) pemohon yang datang lebih banyak, sekitar lipat duanya.

”Antusias masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan sangat tinggi. Kebetulan memang bebas denda dan bebas biaya balik nama. Tapi, kami berharap setelah program pemutihan ini, masyarakat taat pajak dan tidak telat lagi bayar pajaknya,” katanya.

Meski demikian, dikatakan Kasat Lantas, pelayanan tetap berjalan lancar. Semua pemohon yang datang, dilayani dengan baik sesuai antrean. Sebab, pihaknya memiliki pelayanan tersendiri bagi pembayaran atau perpanjang pajak kendaraan bermotor. Sehingga, tidak harus antre bersamaan dengan pemohon pembayaran STNK atau ganti pelat nomor.

”Kami berharap, masyarakat untuk tidak datang ke kantor Samsat di hari terakhir pemutihan. Karena dikhawatirkan semakin membeludak,” harapnya. (mas/hn)

KRAKSAAN – Ratusan warga memadati kantor Samsat Kraksaan dua hari ini. Mereka memanfaatkan waktu menjelang berakhirnya program layanan pemutihan denda pajak dan bea balik nama (BBN), Sabtu (15/12).

Pantauan radarbromo.co.id, membeludaknya pemohon pembayaran pajak maupun STNK kendaraan bermotor tampak mulai di pintu gerbang kantor Samsat. Kendaraan bermotor parkir memenuhi halaman kantor Samsat. Baik itu kendaraan roda dua, roda empat, ataupun truk.

Pelayanan di Samsat Kraksaan sendiri ada di beberapa titik. Mulai pelayanan di halaman paling depan untuk pembayaran pajak atau perpanjang pajak kendaraan bermotor. Kemudian, di gedung utama kantor Samsat, untuk pengurusan pembayaran pajak dan STNK alias ganti pelat nomor 5 tahunan. Sedangkan, di halaman belakang, tempat proses cek fisik.

Nuril Ita, 35, salah satu pemohon pembayaran pajak dan STNK mengaku, dirinya sengaja libur kerja untuk mengurus pajak STNK motor. Kebetulan, pajak sepeda motornya telat dua tahun dan saat ini sudah waktunya bayar STNK atau ganti pelat nomor.

”Karena memang banyak yang ngurus, jadi antre juga tadi. Tapi, tidak terlalu lama. Saya datang, langsung urus cek fisik dan langsung diarahkan ke loket,” kata pemohon asal Kota Probolinggo itu.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi saat dikonfirmasi membenarkan membeludaknya pemohon ke kantor Samsat. Namun, kondisi ini terjadi hampir sama dengan hari-hari sebelumnya, selama ada program pemutihan. Hanya saja, hari Selasa (11/12) pemohon yang datang lebih banyak, sekitar lipat duanya.

”Antusias masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan sangat tinggi. Kebetulan memang bebas denda dan bebas biaya balik nama. Tapi, kami berharap setelah program pemutihan ini, masyarakat taat pajak dan tidak telat lagi bayar pajaknya,” katanya.

Meski demikian, dikatakan Kasat Lantas, pelayanan tetap berjalan lancar. Semua pemohon yang datang, dilayani dengan baik sesuai antrean. Sebab, pihaknya memiliki pelayanan tersendiri bagi pembayaran atau perpanjang pajak kendaraan bermotor. Sehingga, tidak harus antre bersamaan dengan pemohon pembayaran STNK atau ganti pelat nomor.

”Kami berharap, masyarakat untuk tidak datang ke kantor Samsat di hari terakhir pemutihan. Karena dikhawatirkan semakin membeludak,” harapnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/