alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Wisata Keluarga Tretes Masih Dikonsep, Tunggu 3-4 Tahun Lagi

PRIGEN, Radar Bromo – Konsep wisata keluarga di Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, masih terus dibahas. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memastikan, tidak akan membangun tempat wisata baru. Melainkan, akan menata Tretes hingga menjadi wisata keluarga.

“Wisata keluarga Tretes jalan terus dan tetap berlanjut,” ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (6/10).

Menurutnya, wisata keluarga yang dimaksud bukan membangun tempat wisata baru. Tetapi, berupaya menjadikah Tretes, terutama Kecamatan Prigen, sebagai jujukan dan tempat wisata keluarga.

Pembahasan dan penataan konsepnya dilakukan secara pararel dan lintas sektor. “Antara tempat wisata, pelaku wisata, sarana-prasarana, akses, event, sekaligus masyarakatnya harus saling mendukung. Semuanya dilibatkan, termasuk peran aktif pemerintah kecamatan dan daerah,” ujarnya.

Karenanya, dibutuhkan waktu lama. Irsyad optimistis rencana ini bisa terealisasi maksimal 3-4 tahun ke depan. “Pendanaannya dari APBD. Setiap tahun konsep dan penataannya kami maksimalkan. Kami optimistis beberapa tahun ke depan bisa terealisasi,” ujarnya. (zal/rud)

PRIGEN, Radar Bromo – Konsep wisata keluarga di Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, masih terus dibahas. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memastikan, tidak akan membangun tempat wisata baru. Melainkan, akan menata Tretes hingga menjadi wisata keluarga.

“Wisata keluarga Tretes jalan terus dan tetap berlanjut,” ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (6/10).

Menurutnya, wisata keluarga yang dimaksud bukan membangun tempat wisata baru. Tetapi, berupaya menjadikah Tretes, terutama Kecamatan Prigen, sebagai jujukan dan tempat wisata keluarga.

Pembahasan dan penataan konsepnya dilakukan secara pararel dan lintas sektor. “Antara tempat wisata, pelaku wisata, sarana-prasarana, akses, event, sekaligus masyarakatnya harus saling mendukung. Semuanya dilibatkan, termasuk peran aktif pemerintah kecamatan dan daerah,” ujarnya.

Karenanya, dibutuhkan waktu lama. Irsyad optimistis rencana ini bisa terealisasi maksimal 3-4 tahun ke depan. “Pendanaannya dari APBD. Setiap tahun konsep dan penataannya kami maksimalkan. Kami optimistis beberapa tahun ke depan bisa terealisasi,” ujarnya. (zal/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/