alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Tersisa Normalisasi 10 Jaringan Irigasi di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Normalisasi jaringan irigasi di kawasan Kabupaten Pasuruan terus dikebut. Langkah ini dilakukan untuk mengejar musim kemarau yang masih berlangsung hingga kini.

Plh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka menyampaikan, proses normalisasi jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan masih berjalan. Hingga saat ini, hampir semuanya sudah dirampungkan.

Hanya menyisakan sekitar 10 lokasi dari rencana pengerukan sebanyak 80 titik. “Kami upayakan semuanya bisa dituntaskan bulan depan,” kata Hanung.

Menurut Hanung, puluhan jaringan irigasi yang dikeruk itu, tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Seperti jaringan irigasi Pejangkungan di Wilayah Rembang; jaringan irigasi Panditan, Kecamatan Lumbang; dan sejumlah titik lainnya.

Ada sebanyak 80 jaringan irigasi yang direncanakan bisa dikeruk. Dari jumlah itu, tinggal menyisakan 10 titik. Pihaknya menargetkan bisa rampung hingga Oktober.

Hal ini seiring musim kemarau yang dimungkinkan masih berlangsung. “Karena ketika musim hujan, kegiatan normalisasi akan lebih berat ketimbang kemarau. Sebab, volume air cenderung meningkat,” tambahnya.

Sejauh ini, kata Hanung, beberapa kendala memang sempat melanda dalam proses pengerukan jaringan irigasi. Selain masalah alat berat, juga dipengaruhi medan dan tumpukan sampah di sungai yang menghambat pengangkatan sedimentasi.

“Namun, hal itu masih bisa diatasi. Buktinya, proses normalisasi masih bisa dijalankan,” jelasnya. (one/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.