alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Stok Vaksin di Jatim Masih sejuta Dosis, Sambut Pemudik Belum Divaksin

SURABAYA, Radar Bromo-Warga Jawa Timur yang belum vaksin tak perlu khawatir. Sebab, stok vaksin Covid-19 di Provinsi Jawa Timur dipastikan cukup bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan diri untuk mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini stok vaksin di Jatim sebanyak 1.071.590 dosis. Vaksin tersebut tersebar di 38 kabupaten/kota se-Jatim. Daerah dengan stok vaksin terbanyak Kabupaten Jember dengan 103.706 dosis. Kemudian di urutan kedua Kota Malang sebanyak 95.040 dosis. Selanjutnya, Kabupaten Bangkalan 75.216 dosis, Bondowoso 62.672 dosis, dan Tulungagung 60.746 dosis.

“Daerah yang stok vaksinnya sudah menipis atau habis bisa segera dikomunikasikan agar bisa mendapatkan dropping vaksin dari pemerintah pusat,” ujar Khofifah, Senin (11/4).

Menurut Khofifah, vaksinasi sangat penting dalam menghadapi tradisi mudik jelang Idul Fitri. Sebab, setiap orang akan berkumpul dengan sanak saudara sehingga dibutuhkan perlindungan lebih agar aman dari penyebaran Covid-19.

Karena itu, mantan menteri sosial ini mengajak masyarakat proaktif memperoleh suntikan vaksin penguat (booster) yang dijadikan syarat untuk mudik dengan mendatangi fasyankes terdekat.

“Jumlah vaksin kita banyak, tidak perlu khawatir. Jadi, kalau memang belum booster, segera vaksin. Mumpung masih di awal Ramadan. Agar nanti saat waktunya mudik, kita sudah terproteksi,” katanya.

Senin (11/4), total kasus aktif kasus covid-19 di Jatim tersisa 793 orang. Ini menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan kasus aktif terendah di Pulau Jawa. DKI Jakarta kasus aktifnya 4.642, Jateng 12.286, dan Jabar 17.057 kasus. (mus/rek/radarsurabaya)

SURABAYA, Radar Bromo-Warga Jawa Timur yang belum vaksin tak perlu khawatir. Sebab, stok vaksin Covid-19 di Provinsi Jawa Timur dipastikan cukup bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan diri untuk mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini stok vaksin di Jatim sebanyak 1.071.590 dosis. Vaksin tersebut tersebar di 38 kabupaten/kota se-Jatim. Daerah dengan stok vaksin terbanyak Kabupaten Jember dengan 103.706 dosis. Kemudian di urutan kedua Kota Malang sebanyak 95.040 dosis. Selanjutnya, Kabupaten Bangkalan 75.216 dosis, Bondowoso 62.672 dosis, dan Tulungagung 60.746 dosis.

“Daerah yang stok vaksinnya sudah menipis atau habis bisa segera dikomunikasikan agar bisa mendapatkan dropping vaksin dari pemerintah pusat,” ujar Khofifah, Senin (11/4).

Menurut Khofifah, vaksinasi sangat penting dalam menghadapi tradisi mudik jelang Idul Fitri. Sebab, setiap orang akan berkumpul dengan sanak saudara sehingga dibutuhkan perlindungan lebih agar aman dari penyebaran Covid-19.

Karena itu, mantan menteri sosial ini mengajak masyarakat proaktif memperoleh suntikan vaksin penguat (booster) yang dijadikan syarat untuk mudik dengan mendatangi fasyankes terdekat.

“Jumlah vaksin kita banyak, tidak perlu khawatir. Jadi, kalau memang belum booster, segera vaksin. Mumpung masih di awal Ramadan. Agar nanti saat waktunya mudik, kita sudah terproteksi,” katanya.

Senin (11/4), total kasus aktif kasus covid-19 di Jatim tersisa 793 orang. Ini menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan kasus aktif terendah di Pulau Jawa. DKI Jakarta kasus aktifnya 4.642, Jateng 12.286, dan Jabar 17.057 kasus. (mus/rek/radarsurabaya)

MOST READ

BERITA TERBARU

/