alexametrics
25 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Mantan Ketua MUI-DPRD Kota Probolinggo Tutup Usia

KADEMANGAN – Kiai Masrukhin Ahmad, tokoh dan mantan ketua MUI Kota Probolinggo, tutup usia. Kiai yang pernah menjabat anggota DPRD Kota Probolinggo ini meninggal Senin (10/12) di usia 67 tahun.

Almarhum meninggal akibat komplikasi yang dideritanya. Seperti disampaikan Kiai Nizar Irsyad, ketua MUI Kota Probolinggo.

Sebelum meninggal, menurutnya, almarhum dirawat di tiga rumah sakit. Yakni di Bondowoso, Probolinggo, dan terakhir di RS dr. Soetomo, Surabaya. Di RS dr. Soetomo inilah, almarhum mengembuskan napas terakhirnya, pukul 08.30.

Selanjutnya, jenazah almarhum dibawa pulang dan dimakamkan di TPU Kademangan, Kota Probolinggo. Almarhum dimakamkan, pukul 15.30.

“Jarak pemakaman dari rumahnya sekitar 1 kilometer. Almarhum dimakamkan dekat dengan Kiai Anwar Sanusi yang juga merupakan tokoh agama,” beber Kiai Nizar.

Menurut Nizar, selama hidupnya almarhum sangat gigih menyiarkan Islam. Inilah yang patut diteladani. Bahkan, pria kelahiran 1951 itu lihai berdialog atau beretorika.

“Beliau merupakan orator yang andal. Cara bicaranya, baik ketika berdakwah dengan ceramah atau dengan cara lain, sangat lugas,” terangnya

Nizar Berharap, almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selain itu semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya. (rpd/hn)

KADEMANGAN – Kiai Masrukhin Ahmad, tokoh dan mantan ketua MUI Kota Probolinggo, tutup usia. Kiai yang pernah menjabat anggota DPRD Kota Probolinggo ini meninggal Senin (10/12) di usia 67 tahun.

Almarhum meninggal akibat komplikasi yang dideritanya. Seperti disampaikan Kiai Nizar Irsyad, ketua MUI Kota Probolinggo.

Sebelum meninggal, menurutnya, almarhum dirawat di tiga rumah sakit. Yakni di Bondowoso, Probolinggo, dan terakhir di RS dr. Soetomo, Surabaya. Di RS dr. Soetomo inilah, almarhum mengembuskan napas terakhirnya, pukul 08.30.

Selanjutnya, jenazah almarhum dibawa pulang dan dimakamkan di TPU Kademangan, Kota Probolinggo. Almarhum dimakamkan, pukul 15.30.

“Jarak pemakaman dari rumahnya sekitar 1 kilometer. Almarhum dimakamkan dekat dengan Kiai Anwar Sanusi yang juga merupakan tokoh agama,” beber Kiai Nizar.

Menurut Nizar, selama hidupnya almarhum sangat gigih menyiarkan Islam. Inilah yang patut diteladani. Bahkan, pria kelahiran 1951 itu lihai berdialog atau beretorika.

“Beliau merupakan orator yang andal. Cara bicaranya, baik ketika berdakwah dengan ceramah atau dengan cara lain, sangat lugas,” terangnya

Nizar Berharap, almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selain itu semoga beliau diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/