Radar Bromo

Bakar Kayu untuk Hangatkan Badan, Rumah Warga Pasrepan Hangus

PASREPAN, Radar Bromo – Niatan Kasmiah menghangatkan badan di dalam rumah pada Sabtu malam (9/11) justru berujung petaka. Betapa tidak, rumah yang ditinggalinya habis terbakar dilalap api. Untungnya nenek berusia 80 tahun itu masih dapat diselamatkan.

Insiden kebakaran itu melanda rumah Kasimah di Dusun Sumberejo, Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Api diketahui pertama kali oleh Buwali, 39, yang tak lain ialah anak Kasmiah.

Rumah mereka memang berdekatan. Buwali mendapati api berkobar di rumah ibunya sekitar pukul 18.15. Ia langsung bergegas masuk ke dalam rumah Kasmiah untuk menolong ibunya.

Tak begitu sulit Buwali menemukan ibunya. Kasmiah sendiri sudah terjaga di dalam rumah. Hanya ia ketakutan untuk keluar dari rumah karena dikepung api. Buwali lantas menggendongnya keluar dari rumah.

Kebakaran itu bermula saat Kasmiah berniat menghangatkan badan. Lantaran cuaca saat itu cukup dingin. Ia kemudian menyulut tumpukan kayu dengan api. Celakanya, saat api membesar, Kasmiah justru terlelap.

Kobaran api dengan cepat menjalar ke semua sudut rumah. Rumah Kasmiah dengan mudah diluluhlantakkan api lantaran memang terbuat dari kayu dan anyaman bambu.

Sejumlah warga dan polisi berjibaku memadamkan amukan api. Upaya pemadaman itu cukup memakan waktu karena dilakukan secara manual. Warga lalu lalang mengambil air dari rumah masing-masing untuk disiramkan ke rumah Kasmiah.

Dua jam berselang, kebakaran dapat dijinakkan. Namun, kondisi rumah Kasmiah sudah hangus. Hanya menyisakan puing-puing. Kasmiah yang masih syok atas insiden itu kemudian tinggal di rumah Buwali.

Kanit Reskrim Polsek Pasrepan, Aipda Hasanudin membenarkan insiden kebakaran itu. “Penyebabnya karena korban membakar kayu didalam rumah untuk menghangatkan diri,” terangnya.

Ia juga memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Korban bisa diselamatkan. Namun kondisinya saat ini masih syok,” jelasnya. (tom/mie)