alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Target PBB Kab Probolinggo Rp 16 M, Baru Terealisasi Rp 862 Juta

KRAKSAAN – Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang begitu besar di Kabupaten Probolinggo. Tahun ini, Pemkab Probolinggo menargetkan memperoleh PBB sekitar Rp 16 miliar. Namun, sejauh ini baru terealisasi sekitar 5,4 persen atau Rp 862 juta.

Karenanya, target PBB yang harus dikejar masih sangat tinggi. Sedangkan, waktu tahun anggaran saat ini sudah memasuki bulan Mei.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kabid Pendapatan Susilo mengatakan, sesuai penetapan APBD 2019, telah disepakati target PBB tahun ini sekitar Rp 16 miliar. Target PBB sektor perkotaan Rp 6,5 miliar dan sektor pedesaan sekitar Rp 9,5 miliar. “Target PBB itu naik dibanding tahun kemarin. Tahun kemarin hanya sekitar Rp 10,7 miliar,” katanya.

Susilo menjelaskan, hingga pertengahan bulan ini, capaian realisasi penarikan PBB masih sangat rendah. Hanya sekitar Rp 862 juta. Angka ini hanya sekitar 5,4 persen dari target total. “Realisasi target PBB untuk sektor perkotaan sekitar Rp 228,8 juta dan dari sektor pedesaan sekitar Rp 633,4 juta,” jelasnya.

Kondisi ini, kata Susilo, masih bisa dimaklumi. Sebab, pihaknya baru menertibkan tagihan PBB pada akhir Februari. Kemudian, petugas penarik PBB dibenturkan dengan pelaksanaan Pemilu 2019. Secara tidak langsung, pelaksanaan Pemilu juga berpengaruh pada penarikan PBB. Karena itu, realisasi penarikan PBB masih sangat rendah.

“Pemilu sudah tuntas. Kami akan dorong para petugas penarik PBB hingga tingkat desa untuk segera direalisasikan sesuai target. Kami juga menyiapkan reward bagi petugas penarik PBB yang tercepat lunas dan penuhi target,” ujarnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU