Dewan Minta Perusahaan Ternak di Wonorejo Tak Cemari Lingkungan

PASURUAN – Sejumlah warga Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan tetap meminta peternakan yang berada di desa tersebut tak mencemari lingkungan. Meski sudah ada sejumlah kompensasi yang disepakati pihak peternakan saat dipertemukan dengan warga terdampak beberapa waktu lalu.

Pertemuan itu difasilitasi Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan yang sempat menyidak lokasi peternakan. Dalam pertemuan, warga menyebutkan empat permintaan kepada pihak peternakan.”Diantaranya, pihak peternakan dapat mengurangi bau dan suara bising mesin blower dari area peternakan, tidak membuang limbah ke sungai,” kata Maghrobi, salah seorang warga.

Sementara, Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan, Rohani Siswanto menjelaskan bahwa pihak peternakan sudah sepakat dengan hasil pertemuan itu. Pihaknya meminta agar hasil pertemuan itu dilanjutkan dengan membuat perjanjian tertulis. Selain itu, Komisi 2 tetap menekankan agar perusahaan dapat memperhatikan aspek ekonomi dan sosial.Diharapkan, keberadaan perusahaan harus berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya.

“Kemudian yang kedua yakni aspek legal formal, perusahaan tetap harus segera mengurus perizinannya. Dua aspek ini sama pentingnya dilaksanakan,” pungkas Rohani.

Untuk diketahui, peternakan Frabu Farm sempat disidak Komisi 2 DPRD Kabupaten Pasuruan, pertengahan November 2017 lalu. Selama sidak, dewan menemukan adanya beberapa hal yang belum dipenuhi pihak peternakan. Bahkan, pihak Dinas Peternakan dan Dinas Perizinan Usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu yang ikut sidak juga memastikan bahwa peternakan tersebut belum mengantongi izin. Karena itu, Komisi 2 sempat merekomendasikan agar peternakan tak beroperasi sementara waktu.

Di sisi lain, Rustam yang mengaku sebagai perwakilan pemilik peternakan pernah menyebutkan, peternakan sudah bertipe close house. “Sudah ada blower sehingga kotoran yang keluar itu sudah mengering. Jadi tidak berbau. Kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya. (tom/fun)