Idul Adha, Harga Kambing di Probolinggo Naik Rp 500 Ribu – 1 Juta

MAYANGAN, Radar Bromo – Mendekati Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, harga hewan kurban di Kota Probolinggo semain mahal. Termasuk harga kambing. Kenaikan harganya mencapai antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per ekor.

Salah seorang pedagang kambing asal Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Markacong mengatakan, harga kambing biasanya hanya berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Namun, menjelang Idul Adha semakin mahal. “Ini yang saya jual ada yang Rp 3 juta dan ada yang Rp 2,4 juta per ekor. Naiknya ada yang Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per ekor,” ujarnya.

Meski harga kambing melejit, minat masyarakat tidak berkurang untuk berkurban. Hal ini terbukti dari penjualan kambing yang terus laris. “Sekarang ini (9/8) yang sudah terjual ada 62 ekor,” ujarnya.

Semakin mahalnya harga kambing juga diungkapkan pedagang lainnya, Mulyo, 40. Menurutnya, biasanya harga kambing hanya berkisaran Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per ekor. Namun, kini kambing dengan ukuran sama harganya bisa selisih sampai Rp 1 juta per ekor.

“Saya biasanya kan beli kambing buat dijual ke pedagang sate, jadi tahu harga kambing sebelum Idul Adha. Karena harga dari peternak sudah naik, ya sebagai penjual akhirnya dinaikkan juga,” ujarnya.

Mulyo mengatakan, kenaikan harga kambing ini biasanya tidak berlangsung lama. Tiga hari setelah Idul Adha, biasanya harganya kembali normal. “Kalau sudah selesai Idul Adha dan hari Tasrik, orang sudah tidak beli kambing untuk Idul Adha. Harganya ya normal lagi,” ujarnya. (put/rud)