alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Stok Blangko E-KTP di Kota Pasuruan Menipis, Ajukan 4 Ribu Lembar

PASURUAN – Stok blangko KTP Elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan, semakin menipis. Saat ini jumlahnya hanya tersisa 661 keping. Sisa blangko ini diperkirakan hanya bisa mencukupi permohonan e-KTP untuk beberapa hari ke depan.

Sebab, setiap harinya jumlah pemohon e-KTP di Kota Pasuruan ada sekitar 75 hingga 125 orang. “Per hari ini blangko e-KTP kami tinggal 661 keping. Surat keterangan juga sudah habis,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan, Suhari, Rabu (9/1).

Bila mengacu pada jumlah pemohon setiap harinya, sisa blangko e-KTP hanya dapat memenuhi kebutuhan maksimal enam hari. Karenanya, Pemkot Pasuruan kembali mengajukan blangko e-KTP tambahan ke Dirjen Dukcapil di Kementerian Dalam Negeri.

“Kami ajukan 4.000 keping sesuai kebutuhan. Kalau blangkonya sudah menipis, akan kami ajukan kembali agar dipenuhi dari pusat,” ujarnya.

Hal itu dilakukan agar pelayanan e-KTP di Kota Pasuruan, tetap maksimal. Sehingga, masyarakat juga lebih mudah untuk memiliki e-KTP. Karena, kata Suhari, kepemilikan e-KTP merupakan kebutuhan yang cukup penting. Terutama dalam hal administratif.

Jumlah blangko yang diajukan kali ini berbeda dengan tahun lalu yang mencapai 8.000 keping. Suhari menjelaskan, jumlah blangko yang diajukan harus menyesuaikan kebutuhan. Karena berkaitan dengan kebutuhan di daerah lain.

“Sistemnya kan online. Acuannya data warga wajib KTP yang belum memiliki KTP. Sehingga, pengajuan blangko harus disesuaikan data warga yang belum punya KTP,” jelasnya.

Ia membeberkan, kesadaran masyarakat Kota Pasuruan akan pentingnya e-KTP sudah cukup tinggi. Indikasinya, cakupan kepemilikan e-KTP sampai saat ini yang sudah mencapai 96,70 persen dari jumlah warga wajib KTP. “Dari jumlah warga wajib KTP sebanyak 151.587 orang, kini tinggal 4.995 orang yang belum memiliki KTP,” ujarnya. (tom/rud)

PASURUAN – Stok blangko KTP Elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan, semakin menipis. Saat ini jumlahnya hanya tersisa 661 keping. Sisa blangko ini diperkirakan hanya bisa mencukupi permohonan e-KTP untuk beberapa hari ke depan.

Sebab, setiap harinya jumlah pemohon e-KTP di Kota Pasuruan ada sekitar 75 hingga 125 orang. “Per hari ini blangko e-KTP kami tinggal 661 keping. Surat keterangan juga sudah habis,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan, Suhari, Rabu (9/1).

Bila mengacu pada jumlah pemohon setiap harinya, sisa blangko e-KTP hanya dapat memenuhi kebutuhan maksimal enam hari. Karenanya, Pemkot Pasuruan kembali mengajukan blangko e-KTP tambahan ke Dirjen Dukcapil di Kementerian Dalam Negeri.

“Kami ajukan 4.000 keping sesuai kebutuhan. Kalau blangkonya sudah menipis, akan kami ajukan kembali agar dipenuhi dari pusat,” ujarnya.

Hal itu dilakukan agar pelayanan e-KTP di Kota Pasuruan, tetap maksimal. Sehingga, masyarakat juga lebih mudah untuk memiliki e-KTP. Karena, kata Suhari, kepemilikan e-KTP merupakan kebutuhan yang cukup penting. Terutama dalam hal administratif.

Jumlah blangko yang diajukan kali ini berbeda dengan tahun lalu yang mencapai 8.000 keping. Suhari menjelaskan, jumlah blangko yang diajukan harus menyesuaikan kebutuhan. Karena berkaitan dengan kebutuhan di daerah lain.

“Sistemnya kan online. Acuannya data warga wajib KTP yang belum memiliki KTP. Sehingga, pengajuan blangko harus disesuaikan data warga yang belum punya KTP,” jelasnya.

Ia membeberkan, kesadaran masyarakat Kota Pasuruan akan pentingnya e-KTP sudah cukup tinggi. Indikasinya, cakupan kepemilikan e-KTP sampai saat ini yang sudah mencapai 96,70 persen dari jumlah warga wajib KTP. “Dari jumlah warga wajib KTP sebanyak 151.587 orang, kini tinggal 4.995 orang yang belum memiliki KTP,” ujarnya. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/