alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Demi Ketahanan Pangan dan Dorong KRPL, Bibit Sayur Dibagikan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

TONGAS, Radar Bromo – Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mendorong penerapan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kabupaten Probolinggo. Sasarannya, masyarakat pra sejahtera mendapatkan bantuan bibit tanaman sayuran yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga, dapat membantu pengeluaran masyarakat tiap harinya.

Bupati mengatakan, pengembangan ekonomi masyarakat bawah perlu digalakkan kembali dengan program KRPL. Masyarakat pra sejahtera diberikan bantuan bibit tanaman sayuran. Sehingga, untuk kebutuhan sayuran tiap harinya, tidak harus membeli. Tetapi bisa langsung petik dari halaman mereka masing-masing.

”Lumayan, jika tiap harinya harus keluarkan uang Rp 5 ribu buat beli cabai dan tomat. Dengan pogram KRPL ini, bibit tanamannya sudah berbuah, bisa dinikmati seterusnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Bupati menjelaskan, di tengah pemulihan ekonomi masyarakat, tetap perlu diperhatikan disiplin protokol kesehatan. Kepala desa perlu mengaktifkan kembali Satgas level Desa, sekaligus melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas mampu mewujudkan desa tangguh yang kreatif dan disiplin. ”Satgas desa menjadi ujung tombak dan ujung tombok level desa dalam segala hal. Ekonomi tumbuh, dengan disiplin protokol kesehatan juga,” terangnya. (mas/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

TONGAS, Radar Bromo – Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari mendorong penerapan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Kabupaten Probolinggo. Sasarannya, masyarakat pra sejahtera mendapatkan bantuan bibit tanaman sayuran yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga, dapat membantu pengeluaran masyarakat tiap harinya.

Bupati mengatakan, pengembangan ekonomi masyarakat bawah perlu digalakkan kembali dengan program KRPL. Masyarakat pra sejahtera diberikan bantuan bibit tanaman sayuran. Sehingga, untuk kebutuhan sayuran tiap harinya, tidak harus membeli. Tetapi bisa langsung petik dari halaman mereka masing-masing.

”Lumayan, jika tiap harinya harus keluarkan uang Rp 5 ribu buat beli cabai dan tomat. Dengan pogram KRPL ini, bibit tanamannya sudah berbuah, bisa dinikmati seterusnya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Mobile_AP_Half Page

Bupati menjelaskan, di tengah pemulihan ekonomi masyarakat, tetap perlu diperhatikan disiplin protokol kesehatan. Kepala desa perlu mengaktifkan kembali Satgas level Desa, sekaligus melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas mampu mewujudkan desa tangguh yang kreatif dan disiplin. ”Satgas desa menjadi ujung tombak dan ujung tombok level desa dalam segala hal. Ekonomi tumbuh, dengan disiplin protokol kesehatan juga,” terangnya. (mas/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2