Batas Usia Maksimal CPNS Naik Jadi 40 Tahun

KANIGARAN, Radar Bromo – Ada angin segar bagi masyarakat yang berminat melamar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Terutama bagi mereka yang usianya sudah menapaki 35 tahun. Kini, batas maksimal usia pelamar CPNS dinaikkan menjadi 40 tahun.

Batas usia pelamar ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 17/2019 tentang CPNS. Diketahui, pada pasal 23 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11/2017, disebutkan usia pelamar CPNS minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. Melalui Keppres Nomor 17/2019, batas atas usia pelamar CPNS dinaikkan menjadi 40 tahun.

Namun, menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa, ketentuan ini hanya berlaku pada enam jabatan. Di antaranya, dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa. “Setahu saya usia 40 tahun hanya untuk dokter,” ujarnya.

Menurutnya, Keppres Nomor 17/2019 merupakan amanat PP Nomor 11/2017. Serta, menjadi salah satu upaya pemenuhan kebutuhan jabatan dokter, dokter gigi, dokter pendidik klinis, dosen, peneliti, dan perekayasa. Sasarannya, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kualitas pendidikan tinggi, kualitas hasil penelitian, dan perekayasaan teknologi

Hanya saja, pria yang akrab disapa Deta ini mengaku, belum mengetahui secara mendetail. Sebab, saat ini peraturan itu masih digodok oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB). “Nanti pasti ada Permenpan terkait teknis pelaksanaannya. Sekarang masih proses pembahasan di Menpan,” ujarnya.

Menurutnya, meski batas usia pelamar dinaikkan, syarat untuk melamar pada enam jabatan itu tidak mudah. Salah satunya terkait dengan kualifikasi pendidikan. Jabatan dokter dan dokter gigi disyaratkan memiliki kualifikasi pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis. Jabatan dosen, peneliti, dan perekayasa, kualifikasi pendidikannya harus strata tita alias doktor. (rpd/rud)