alexametrics
26 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Ini Harapan Sosok Sekda Baru Versi Wali Kota Habib Hadi

KANIGARAN, Radar Bromo – Tahapan pendaftaran seleksi pejabat tinggi sekretaris daerah (sekda) Kota Probolinggo, masih terus dibuka. Pendaftarannya akan ditutup pada 10 Oktober 2019. Ternyata, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo punya ekspektasi tinggi untuk calon sekda.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, figur sekda yang diharapkan sosok yang mampu menerjemahkan visi-misi wali kota dan wakil wali kota. Apalagi, visi-misi itu telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, sekda itu seperti seorang manajer yang paham soal perencanaan, pengelolaan, monitoring, dan evaluasi. Serta, harus bisa menjelaskan fungsinya secara optimal dengan memahami segala hal terkait OPD. Sekda juga bisa menguasai dan menjalankan setiap sektor OPD, seperti sektor pelayanan, sektor pendapatan, serta koordinasi.

Hadi mengatakan, sebagai penjabat pemimpin tinggi pratama, sekda harus mampu membawa perubahan positif yang signifikan dari sebelumnya. Terutama untuk menaikkan dan memacu kinerja ASN di bawahnya. “Untuk figur sekda yang jelas harus bisa menterjemahkan visi-misi saya yang telah masuk RPJMD,” ujarnya.

Menurutnya, semua kepala OPD mempunyai peluang yang sama untuk menjadi sekda. Karenanya, siapapun nanti sekda yang terpilih, pihaknya berharap figur tersebut bisa menerjemahkan RPJMD. (rpd/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Tahapan pendaftaran seleksi pejabat tinggi sekretaris daerah (sekda) Kota Probolinggo, masih terus dibuka. Pendaftarannya akan ditutup pada 10 Oktober 2019. Ternyata, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo punya ekspektasi tinggi untuk calon sekda.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, figur sekda yang diharapkan sosok yang mampu menerjemahkan visi-misi wali kota dan wakil wali kota. Apalagi, visi-misi itu telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, sekda itu seperti seorang manajer yang paham soal perencanaan, pengelolaan, monitoring, dan evaluasi. Serta, harus bisa menjelaskan fungsinya secara optimal dengan memahami segala hal terkait OPD. Sekda juga bisa menguasai dan menjalankan setiap sektor OPD, seperti sektor pelayanan, sektor pendapatan, serta koordinasi.

Hadi mengatakan, sebagai penjabat pemimpin tinggi pratama, sekda harus mampu membawa perubahan positif yang signifikan dari sebelumnya. Terutama untuk menaikkan dan memacu kinerja ASN di bawahnya. “Untuk figur sekda yang jelas harus bisa menterjemahkan visi-misi saya yang telah masuk RPJMD,” ujarnya.

Menurutnya, semua kepala OPD mempunyai peluang yang sama untuk menjadi sekda. Karenanya, siapapun nanti sekda yang terpilih, pihaknya berharap figur tersebut bisa menerjemahkan RPJMD. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/