alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

80 KPM di Kab Pasuruan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

PANGGUNGREJO – Sebanyak 80 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan, mengundurkan diri. Mereka mundur secara sukarela karena sudah mampu secara ekonomi.

Setiap tahun, memang selalu ada KPM graduasi mandiri atau mengundurkan diri secara sukarela karena sudah mampu. Pada Januari-Oktober 2018, tercatat 107 KPM mengundurkan diri. Sedangkan mulai November 2018 sampai April 2019, ada 80 KPM yang mengundurkan diri.

Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan mengatakan, saat ini kurang lebih ada 95.539 KPM yang menerima PKH. Setiap tiga bulan, kondisi ekonomi mereka dievaluasi. Jika ekonomi membaik, mereka akan dipersuasi agar mengundurkan diri secara sukarela sebagai penerima PKH.

Ada beberapa indikator KPM disebut mandiri. Misalnya, dilihat dari kondisi rumah, kepemilikan motor dan mobil, termasuk memiliki usaha yang sudah maju.

“Penerima yang kondisi ekonominya dinilai membaik, akan dipersuasi oleh pendamping, apakah bersedia mengundurkan diri. Mereka dipersuasi mengundurkan diri karena dinilai layak tidak mendapatkan dana PKH lagi,” terangnya.

Selanjutnya, jika bersedia mundur, KPM graduasi mandiri ini akan membuat surat pengunduran diri sebagai peserta PKH. Sebab, sudah mampu secara ekonomi. (eka/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU