alexametrics
30.2 C
Probolinggo
Wednesday, 2 December 2020

Berjualan di Bahu Jalan, PKL Bisa Diancam Pidana

GRATI – Sering dilakukan razia, tak membuat Jalan Raya Grati dan Jalan Raya Kejayan, Kabupaten Pasuruan, bersih dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Sejumlah PKL kerap membandel dengan tetap berjualan di bahu jalan. Berulang kali ditindak, masih saja ada yang melanggar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, banyak PKL yang masih berjualan di bahu jalan. Seperti terlihat di sepanjang Jalan Raya Grati dan Jalan Raya Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Mereka berjualan menggunakan kendaraan bak terbuka dan bangunan semi permanen.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, PKL yang berjualan di bahu jalan sudah dipastikan melanggar. Karena aturannya badan jalan itu untuk pejalan kaki, bukan untuk areal berjualan bagi PKL.

Ia mengaku sudah sering menindak PKL di Kecamatan Grati maupun di Kecamatan Kejayan. Namun, PKL yang didata dan diberi peringatan itu selalu berubah dan tidak menetap di lokasi sebelumnya. “Tetap kami tindak. Sebab, mereka memang melanggar. Namun, mereka itu tidak menetap. Ada yang menggunakan pikap dan ada pula yang bangunan semi permanen,” ujarnya.

Yudha menjelaskan, tindakan yang dilakukan dengan memberikan teguran sebanyak tiga kali. Serta, meminta mereka membuat surat pernyataan untuk tidak berjualan di bahu jalan. Jika membandel, mereka bisa ditindak dengan tindak pidana ringan (tipiring). “Ada pidananya bagi PKL yang membandel. Namun, semua itu harus melalui prosedur dulu. Jika diperingatkan tidak bisa, pasti kami tindak tegas,” ujarnya.

Salah satu PKL di Jalan Raya Grati, Husein mengaku, berjualan hanya untuk menyambung hidup. Karenanya, ia mengaku keberatan jika tidak diperbolehkan berjualan di tepi jalan. Sebab, mencari lokasi lain tidak mudah.

“Lokasi di sini strategis. Banyak warga dari luar kota yang mampir membeli. Kalau tidak boleh, ya Pemkab harus memberikan solusi seperti tempat pengganti yang strategis,” ujarnya. (riz/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Petani Resah Lagi Pupuk Subsidi Langka di Pasaran

Petani di Kabupaten Probolinggo kembali diresahkan dengan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Terima 68 Pengajuan Pelimpahan Haji Ahli Waris di Kab Pasuruan

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan terus menerima pengajuan pelimpahan porsi haji kepada ahli waris.

DLH Sudah Laporkan Tumpahan Batu Bara di Perairan Sekitar PLTU Paiton

DLH sudah melaporkan kejadian itu kepada kementerian LHK pada tahun 2018.

Mau ke Blitar, Ambulans Muat Jenazah Terbakar di Tol Gempan

Keluarga yang mengendarai di belakang ambulans sempat melihat, ambulans mengeluarkan percikan api dari knalpot. Seketika itu ambuilans berhenti

Enam Pegawai BPBD Kab Probolinggo Positif Covid-19

Dari 60 pegawai yang di-swab, sebanyak 6 pegawai terkonfirmasi positif covid-19.