Rehab Dua Ruas Jalan Nasional Ini Masih Tunggu Hasil Lab

BAKAL DIPERBAIKI: Lalu lintas di ruas Jalan Kartini, Bangil, saat sore hari. Ruas jalan ini akan dibenahi oleh BBPJN VIII. (Foto: Mokhamad Zubaidilah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN, Radar Bromo – Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII terus berupaya menyelesaikan proyek jalan tahun ini tepat waktu. Dalam waktu dekat, BBPJN VIII berencana merehab jalan Kartini, Bangil, Kabupaten Pasuruan dan jalan Laweyan, Kota Probolinggo. Saat ini Balai masih menunggu hasil uji laboratorium untuk pelaksanaannya.

BBPJN VIII melakukan rekontruksi pada empat ruas jalan tahun ini. Yaitu, Jalan Raya Gempol sampai batas Bangil, Pasuruan sepanjang 400 meter. Penanganannya dengan mengganti aspal lama menggunakan beton. Lalu Jalan Kartini, Bangil sepanjang 400 meter. Ruas Jalan ini ditangani dengan mengganti aspal lama menggunakan aspal karet.

Kemudian Jalan Hamka Probolinggo sepanjang 2,8 kilometer dengan mengganti aspal lama dengan beton. Serta Jalan Laweyan Sukapura sepanjang 400 meter dengan aspal plastik. Dari empat proyek fisik ini, dua diantaranya yakni ruas Jalan Gempol Bangil dan Jalan Hamka sudah rampung. Ditargetkan, dua proyek jalan lainnya yang tersisa bisa digarap bulan ini.

“Tinggal dua proyek fisik besar yang belum rampung. Yakni di Ruas Jalan Laweyan, Probolinggo dan ruas Jalan Kartini, Bangil. Kedua ruas jalan ini akan diperbaiki dengan menggunakan aspal karet untuk yang Bangil dan satunya dengan aspal plastik,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen BBPJN VIII, Rudi Napitupulu.

Pria asal Kota Medan ini menjelaskan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak lab di Surabaya untuk material yang digunakan di dua ruas jalan itu. Pihak lab akan menyampaikan pada BBPJN VIII dan pelaksana campuran yang baik untuk pengerjaannya. Nanti pelaksana akan melakukan uji ketahanan. Jika memang cocok, maka pelaksanaan bisa dilakukan.

“Kami perkirakan akhir Agustus ini paling lambat sudah bisa dimulai. Sebab kami masih menunggu hasil lab terkait campuran aspal yang akan digunakan. Tujuannya agar aspal nantinya benar benar kuat dan sesuai,” sebut Rudy. (riz/fun)