alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Tahun 2020, Kab Pasuruan Dapat Kuota Tambahan PKH 7.298

BANGIL, Radar Bromo – Grafik penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan cenderung terus turun tahun ini. Nah, tahun depan angka penerima PKH diprediksi kembali alami kenaikan.

Itu, setelah akhir Agustus lalu Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan tambahan kuota sebesar 7.298 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan. Saat ini kuota tambahan itu masih dalam validasi. Targetnya, tambahan KPM PKH sendiri baru diberikan pada 2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan. Ia mengatakan, per Agustus lalu sudah ada informasi terkait kuota tambahan untuk Kabupaten Pasuruan.

“Informasinya turun pada Agustus lalu dan sejak 23 Agustus kemarin, kami lakukan pengecekan data atau validasi ke KPM yang baru,” terangnya.

Disebutkannya, lantaran ada validasi ulang, maka ada kemungkinan kuota yang turun tersebut bisa berkurang. Ini, lantaran data yang turun bisa saja tidak eligible atau calon penerima tidak memiliki komponen PKH seperti ibu hamil, anak sekolah, sampai ada anggota keluarga yang lansia atau disabilitas.

Setelah divalidasi, nantinya data akan dikirim lagi ke Kemensos. “Data tambahan yang turun ini untuk tahun 2020 mendatang. Sedangkan terkait pembagian kartu, sejauh ini masih belum ada informasi. Namun, karena data yang turun adalah juga penerima BPNT, sehingga kartu PKH bisa dijadikan satu dengan kartu BPNT,” terangnya.

Saat ini jumlah penerima PKH di Kabupaten Pasuruan untuk tahap ke empat mencapai 92.111 KPM. Jumlah ini terus menurun dibandingkan tahap pertama tahun 2019 yang mencapai 96.432 KPM. Sedangkan tambahan PKH yang baru sendiri akan diberikan untuk dana PKH tahun 2020 mendatang. (eka/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Grafik penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan cenderung terus turun tahun ini. Nah, tahun depan angka penerima PKH diprediksi kembali alami kenaikan.

Itu, setelah akhir Agustus lalu Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan tambahan kuota sebesar 7.298 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan. Saat ini kuota tambahan itu masih dalam validasi. Targetnya, tambahan KPM PKH sendiri baru diberikan pada 2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan. Ia mengatakan, per Agustus lalu sudah ada informasi terkait kuota tambahan untuk Kabupaten Pasuruan.

“Informasinya turun pada Agustus lalu dan sejak 23 Agustus kemarin, kami lakukan pengecekan data atau validasi ke KPM yang baru,” terangnya.

Disebutkannya, lantaran ada validasi ulang, maka ada kemungkinan kuota yang turun tersebut bisa berkurang. Ini, lantaran data yang turun bisa saja tidak eligible atau calon penerima tidak memiliki komponen PKH seperti ibu hamil, anak sekolah, sampai ada anggota keluarga yang lansia atau disabilitas.

Setelah divalidasi, nantinya data akan dikirim lagi ke Kemensos. “Data tambahan yang turun ini untuk tahun 2020 mendatang. Sedangkan terkait pembagian kartu, sejauh ini masih belum ada informasi. Namun, karena data yang turun adalah juga penerima BPNT, sehingga kartu PKH bisa dijadikan satu dengan kartu BPNT,” terangnya.

Saat ini jumlah penerima PKH di Kabupaten Pasuruan untuk tahap ke empat mencapai 92.111 KPM. Jumlah ini terus menurun dibandingkan tahap pertama tahun 2019 yang mencapai 96.432 KPM. Sedangkan tambahan PKH yang baru sendiri akan diberikan untuk dana PKH tahun 2020 mendatang. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/